BerandaSportAkibat Cedera Otot, Haaland Tidak Bisa Tampil di Semifinal...

Akibat Cedera Otot, Haaland Tidak Bisa Tampil di Semifinal Piala FA?

Kabarmetro.id – Striker Manchester City Erling Haaland terancam tidak bisa tampil di laga semifinal Piala FA melawan Chelsea di Stadion Wembley, London, Sabtu (20/4/24) dini hari WIB. Cedera otot menjadikan Haaland diragukan bisa tampil di pertandingan itu.

Haaland mengalami cedera di laga kedua perempat final Liga Champions melawan Real Madrid. Dirinya terpaksa ditarik keluar sehingga tidak masuk menjadi eksekutor saat adu penalti. Man City sendiri tersingkir setelah kalah 4-3.

Manajer Pep Guardiola menuturkan Haaland belum pasti tampil di laga melawan Chelsea. Pasalnya dia masih menjalani pemulihan dari cedera otot yang dialaminya.

Di laga melawan Madrid, Guardiola tidak hanya menarik Haaland tetapi juga gelandang Kevin De Bruyne.

Tanpa mereka dalam daftar eksekutor, Man City yang berstatus juara bertahan akhirnya tumbang dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 dalam waktu normal. Ambisi The Cityzens meraih treble untuk kali kedua pun pupus.

“Erling merasakan sesuatu, masalah otot. Jadi kita lihat saja nanti,” kata Guardiola.

“Kevin merasa lelah. Dia kelelahan setelah absen selama lima bulan karena cedera (pada awal musim). Jadi wajar bila dia kelelahan,” ucapnya.

Guardiola membeberkan pemainnya merasakan efek dari jadwal yang melelahkan. Selama dua pekan terakhir, mereka melakoni lima pertandingan. Ini merupakan konsekuensi Man City yang masih bertarung di tiga kompetisi berbeda.

“Ini hal yang normal. Pasalnya kami menjalani lebih banyak pertandingan musim ini dan musim sebelumnya,” ujar eks pelatih Barcelona itu.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk recovery. Kami bermain sampai extra time dengan intensitas permainan yang tinggi. Kami bukan mesin, jadi ada kelelahan,” ujar dia.

Chelsea sedikit diuntungkan karena tidak melakoni pertandingan tengah pekan atau midweek. Pemain asuhan Mauricio Pochettino dalam kondisi lebih bugar saat menghadapi Man City. Timnya pun menghadapi lawan yang kelelahan.

“Kami tahu saat bermain selama 120 menit di Liga Champions, Anda harus bermain habis-habisan. Dan ini pun melibatkan emosi. Tak mudah untuk pulih setelah Anda mengalami kekalahan,” kata Pochettino.

“Tentu ini tak mudah bagi mereka. Begitu pula bila itu terjadi pada kami. Tetapi kami tak boleh lupa, mereka memiliki skuat yang luar biasa. Mereka menunjukkan konsistensi selama tujuh tahun di bawah filosofi Guardiola,” ucapnya.

Setelah tersingkir di Liga Champions, Man City masih berpeluang meraih gelar ganda. Di Piala FA, mereka harus menyingkirkan Chelsea sebelum bertemu Manchester United atau Coventry City di final.

Di kompetisi Premier League Inggris, Man City bertengger di puncak klasemen dengan poin 73. Namun mereka hanya unggul dua poin dengan Arsenal dan Liverpool. (Roi)