Kabarmetro.id, Kota Probolinggo || Pemandangan Alun-alun Kota Probolinggo tak seperti biasanya. Alun-alun Kota Probolinggo nampak dipenuhi sejumlah warga yang sedang bersih-ersih Kawasan taman tengah kota itu.
Ternyata mereka adalah puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di Alun-alun Kota Probolinggo yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kreatif Lapangan (PPKL) beserta Laskar PPKL.
Mulai dari mencabut rumput yang tumbuh di paving blok, hingga sarana prasarana di kawasan Alun-alun Kota Probolinggo. Mereka merasa, Alun-alun Kota Probolinggo ini sudah menjadi rumah keduanya.
Aksi bersih-bersih itu ternyata bukan pertama kali ini dilakukan, para anggota PPKL rutin melaksanakan kegiatan Jumat bersih tersebut sejak lama. Tujuannya untuk menjaga dan merawat kebersihan tempat mereka mencari nafkah.
“Ini rutin kami lakukan, saya selaku anggota selalu mengadakan kegiatan Jumsih (Jumat Bersih-bersih), Sudah lama,” ujar Ibu Aira, Jumat (22/11/24) pagi.
Menurut nya, aksi bersih-bersih tersebut sudah merupakan bagian tugas para PKL. Setiap hari, teman teman berjualan hingga pukul 22.00 WIB. Setelah selesai berjualan, pada pedagang secara sadar langsung membersihkannya. Sehingga, Alun-alun Kota Probolinggo terlihat cantik (bersolek) tetap terjaga dari sampah yang berserakan.
“Kalau Alun-alun bersih, tidak ada sampah berserakan tentunya pengunjung yang datang akan nyaman dan betah. Pastinya kami pedagang akan merasakan dampaknya, mereka mau jajan dan berlama-lama di Alun-alun,” tuturnya..
Sementara itu,Ketua PPKL,Munadi mengatakan merawat dan memelihara prasarana ruang terbuka publik dan taman kota lebih baik dari pada merehabilitasi atau membangun.
“Tujuannya agar dapat terus mempertahankan fungsi taman tetap baik dan aktivitas publik dan fungsi taman maupun RTH tetap terjaga dengan baik,” katanya.(Choy)

