Kelenteng Caow Eng Bio Tertua Bali yang Menyimpan Sejarah dan Kekayaan Budaya

Must read

Kabarmetro.id – Pulau Bali tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena warisan budayanya yang kaya akan keberagaman agama. Salah satu tempat yang menggambarkan harmoni keberagaman tersebut adalah Kelenteng Caow Eng Bio. Berdiri sejak 1548, kelenteng ini telah menjadi tempat persembahyangan bagi umat Konghucu, terutama para pelaut dari Hainan, Tiongkok, yang sering singgah di Pulau Bali.

Berlokasi di ujung utara Desa Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, kelenteng ini memukau dengan arsitektur khas Tiongkoknya. Atap melengkung, ukiran naga, dan warna-warni yang mencolok membuatnya tampak begitu memikat. Namun, yang membuatnya begitu istimewa adalah adanya patung Dewi Laut atau Shui Wei Shen Niang, yang hanya ada di lima negara di dunia.

Para pengunjung dari berbagai agama sering datang ke kelenteng ini untuk menikmati keindahan arsitektur dan menghayati suasana keagamaan yang kental. Sebagai bagian penting dari sejarah dan budaya Bali, Caow Eng Bio menjadi salah satu destinasi wisata religi yang tidak boleh dilewatkan. (Anton Setiawan)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article