Hampir Rp1 Miliar Menguap di Dapur Mitra Makan Bergizi

Must read

Dapur mitra pelaksana makan bergizi gratis mulai buka meja lagi. (net)

JAKARTA || Program unggulan pemerintah pusat, Makan Bergizi Gratis (MBG), tengah dililit kisruh. Di Jakarta Selatan, pelaksanaan program ini tersandung dugaan penggelapan dana nyaris Rp1 miliar. Pemicunya: dana operasional dapur umum yang tak kunjung cair meski ribuan porsi makanan telah dimasak dan dibagikan.

Ira Mesra, mitra pelaksana MBG di kawasan Kalibata, memilih jalur hukum. Ia melaporkan Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) ke Polres Jakarta Selatan pada 10 April lalu. Laporan itu kini bergulir dengan nomor LP/B/1160/IV/2025/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya.

“Klien kami menanggung semua biaya. Bahan makanan, sewa tempat, sampai bayar tukang masak, tak ada satu rupiah pun dari yayasan,” kata kuasa hukum Ira, Danna Harly, saat ditemui di kantornya. Padahal, menurut Danna, Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penyelenggara program telah mencairkan dana tahap pertama senilai Rp386,5 juta ke rekening yayasan.

Danna menyebut dapur Ira telah memproduksi lebih dari 65 ribu porsi makanan. Namun, hingga dua tahap pelaksanaan, tak ada pembayaran yang diterima. Total kerugian ditaksir mencapai Rp975,3 juta.

Yayasan MBN, kata Danna, justru berdalih masih ada kekurangan pembayaran Rp 45 juta akibat invoice yang belum terpenuhi. “Tapi mana buktinya dana itu pernah dikucurkan ke dapur?” ujarnya.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dihubungi, tak membantah adanya persoalan. Namun ia menyebut kasus ini sebagai masalah internal antarmitra. “Kami sedang mengatur ulang distribusi MBG agar tetap bisa berjalan pasca-Lebaran,” kata Dadan, Rabu (16/4/2025). Ia tak menjelaskan lebih jauh ihwal pengawasan BGN terhadap penyaluran dana ke mitra yayasan.

Belum ada keterangan resmi dari Yayasan MBN. Upaya menghubungi pengurus yayasan itu belum membuahkan hasil.

Sementara dapur-dapur MBG di Jakarta Selatan kembali menyalakan kompor, aroma skandal tampaknya belum juga hilang dari piring-piring nasi bergizi itu. (aih)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article