Kabarmetro.id, Kota Probolinggo || Dalam upaya pengendalian inflasi Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian kembali menggelar Pasar Murah. Pelaksanaan kali ini berlangsung didepan Kantor Pemkot Probolinggo, Kamis (24/10/24) pagi.
Pelaksanaan pasar murah ini merupakan upaya Pemerintah Kota secara berkelanjutan dalam menjaga stabilitas inflasi serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam akses berbelanja bahan-bahan pokok.
Kadis Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian melalui Kabid Ketahanan Pangan Yudha saat dikonfirmasi menjelaskan, kegiatan pasar murah ini dalam rangka memperingati Hari Pangan se Dunia juga merupakan salah satu program guna menjaga stabilitas harga-harga bahan pokok dalam rangka menekan angka inflasi yang terjadi di Kota Probolinggo.
Adapun bahan pokok yang dijual pada pasar murah tersebut yakni Beras, Gula Pasir, Telur, Olahan Pangan, Minyak Goreng, Bawang, Cabai, Tomat, Daging, serta Buah-buahan, terangnya.
Pada Gerakan Pangan Murah ini, disiapkan gula pasir yang dijual Rp 15 ribu per kilogram dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual dengan harga Rp 56. ribu per paket.
“ Minyak goreng per liter dijual mulai dari Rp 16.000, sementara untuk kemasan dua liter dijual seharga Rp 32.500, serta ikan asap dijual seharga Rp 15.000 dalam per paketnya.
Telur ayam dijual seharga Rp 24.000 per kilogram, bawang merah dijual seharga Rp 21.000 per kilogram, dan bawang putih dijual seharga Rp 32.000 per kilogram, serta beberapa bahan pokok lainnya.
“Selama pelaksanaan pasar murah ini kami juga menggandeng beberapa pihak swasta, Bulog, hingga UMKM binaan dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkas Yudha.(Choy)
Editor : Tundra. M

