CHANGZHOU || Sorak sorai kemenangan menggema dari Olympic Sports Center Gymnasium di Changzhou, Tiongkok, saat pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menutup pekan turnamen China Open 2025 dengan manis. Lewat penampilan solid dan penuh determinasi, mereka menaklukkan unggulan asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dua gim langsung 21-15, 21-14.
Ini menjadi salah satu penampilan terbaik Fajar/Fikri sepanjang tahun 2025. Sejak awal gim pertama, pasangan peringkat delapan dunia itu tampil agresif dan tak memberi ruang bagi lawan untuk berkembang. Kombinasi pukulan tajam dan penguasaan net yang cemerlang membuat mereka unggul cepat 5-1, lalu menjauh hingga 11-2 di interval.
Meskipun Chia/Soh sempat bangkit dan menipiskan selisih angka menjadi 13-16, Fajar/Fikri tetap tenang dan kembali menguasai ritme. Tantangan (challenge) yang sukses saat kedudukan 17-13 memompa semangat mereka untuk menutup gim pertama 21-15.
Gim kedua berlangsung lebih ketat, tetapi dominasi Fajar/Fikri tak goyah. Beberapa adu drive sengit di net berhasil mereka menangkan, ditambah dengan smash-smash bertenaga dari Fikri dan penempatan bola akurat dari Fajar yang terus memperlebar jarak poin. Mereka sempat unggul jauh 19-9 sebelum akhirnya menutup gim dengan kemenangan 21-14.
Kemenangan ini menjadi gelar perdana Fajar/Fikri di ajang Super 1000 tahun ini, sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama di sektor ganda putra dunia.
Hasil Final China Open 2025:
-
Ganda Campuran (XD): Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) vs Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China) 23-21, 21-17
-
Ganda Putri (WD): Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) vs Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China) 24-22, 17-21, 21-14
-
Tunggal Putra (MS): Shi Yu Qi (China) vs Wang Zheng Xing (China) 14-21, 21-14, 21-15
-
Tunggal Putri (WS): Wang Zhi Yi (China) vs Han Yue (China) 21-8, 21-13
-
Ganda Putra (MD): Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) 21-15, 21-14
Dengan hasil ini, Indonesia menutup turnamen dengan satu gelar dari sektor ganda putra, sementara Tiongkok mendominasi di empat nomor lainnya. Turnamen ini sekaligus menjadi penanda penting menuju kualifikasi World Tour Finals akhir tahun. (rih)

