Senyum Lelah Sherina Usai Klarifikasi soal Kucing Uya Kuya 

Must read

JAKARTA || Senyum lelah itu mengembang sebentar sebelum Sherina menutup pintu mobilnya. Malam itu, Jumat (12/9/2025), ia baru saja keluar dari Polres Metro Jakarta Timur setelah berjam-jam menjalani klarifikasi terkait kucing-kucing milik Uya Kuya yang sempat ia selamatkan.

“Capek banget. Makasih ya,” ucap Sherina singkat sambil melangkah cepat. Ia tak ingin menambah panjang kata.

Hari itu, Sherina bersama kuasa hukumnya memenuhi panggilan polisi untuk memberikan klarifikasi sebelum salat Jumat. Proses berlangsung hingga malam. Menjelang pukul 22.00 WIB, Sherina akhirnya bertemu dengan Uya Kuya dan istrinya, Astrid, di ruang mediasi.

Pertemuan itu menjadi ruang penyambung niat baik. Polisi memastikan tak ada yang dipersoalkan secara hukum, melainkan hanya penyelesaian dengan cara kekeluargaan.

“Sherina terdorong oleh rasa kemanusiaan. Uya pun telah menunjukkan itikad baik sebagai pemilik kucing. Kami bersepakat bahwa minggu depan akan ada penyerahan kucing secara resmi,” ujar Adit, kuasa hukum Sherina.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menambahkan, “Kedua pihak sudah sama-sama memahami. Kami hanya menjadi mediator agar masalah ini selesai secara damai dan saling menghormati.”

Tak Menyangka

Kasus ini berawal dari peristiwa penjarahan di rumah Uya Kuya pada 30 Agustus 2025. Tak hanya barang-barang rumah, beberapa kucing peliharaan juga menjadi korban.

Dalam situasi kacau, Sherina bersama teman-temannya membawa keluar sejumlah kucing untuk diselamatkan. Ia tak menyangka tindakannya kemudian mengantarnya ke meja klarifikasi kepolisian.

Setelah pertemuan di Polres, diketahui ada lima kucing Uya yang berhasil diselamatkan Sherina. Meski demikian, tiga ekor masih belum kembali, yakni Ken, Miss Amerika, dan Sora.

“Awalnya saya kira hanya tiga atau empat ekor. Ternyata ada lima yang diselamatkan,” kata Uya.

Selesai

Drama seputar kucing ini akhirnya mereda. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikannya tanpa gesekan. Polisi menegaskan, kasus ini bukan soal pidana, melainkan tentang mempertemukan kembali kepemilikan dan niat baik penyelamatan hewan.

Sherina memilih diam, hanya memberi senyum singkat pada wartawan. Sementara Uya mengaku lega kucing-kucingnya bisa segera kembali. (rih)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article