Selecao Ancelotti: Misi Membangkitkan Brasil yang Tertidur Sejak 2002

Must read

JAKARTA || Carlo Ancelotti bukan pelatih sembarangan. Ia sudah mencicipi semua puncak kejayaan di Eropa—tiga trofi Liga Champions bersama dua klub, sembilan gelar liga dari lima negara berbeda. Namun, saat menyapa publik Brasil sebagai pelatih anyar timnas di markas CBF, Selasa pagi WIB (27/5/2025), nada bicaranya lebih mirip seorang peziarah yang pulang ke rumah, bukan jenderal yang datang membawa taktik.

“Saya merasa terhubung dengan tim ini sejak lama,” ujar Ancelotti, 65 tahun, dalam konferensi pers yang dihadiri sejumlah legenda sepak bola Brasil. “Membawa Brasil juara dunia lagi adalah kehormatan besar.”

Ancelotti datang bukan saat Selecao sedang jaya-jayanya. Mereka dihantam Argentina 1-4 pada Maret lalu dan tercecer di peringkat keempat klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL. Dorival Junior pun angkat koper, dan federasi menyerahkan tongkat komando kepada Ancelotti, pelatih yang sukses membangun ulang Real Madrid pasca-Ronaldo dan meracik ulang skuad dengan campuran pemain muda seperti Bellingham serta nama lama seperti Modric dan Kroos.

Kini, ia membawa resep yang sama ke Brasil. Ia memanggil nama-nama yang sempat redup: Casemiro (Manchester United), Richarlison (Tottenham), dan Antony (Real Betis, dipinjamkan dari MU). Sebagian lain datang dari klub-klub Eropa yang sedang naik daun: Andreas Pereira (Fulham), Bruno Guimaraes (Newcastle), hingga Matheus Cunha, striker Wolves yang dikabarkan merapat ke Old Trafford musim depan.

“Kami ingin mengembalikan Brasil ke tempatnya yang sah: puncak dunia,” kata Ancelotti.

Langkah pertama akan diukur dalam dua laga: tandang ke markas Ekuador (5 Juni) dan menjamu Paraguay di São Paulo lima hari berselang. Empat laga tersisa di kualifikasi akan menjadi tolok ukur apakah sentuhan Ancelotti mampu mengembalikan roh juara ke tubuh Brasil—yang terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia lebih dari dua dekade lalu di Yokohama, 2002.

Skuad Brasil di Bawah Ancelotti – Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kiper: Alisson (Liverpool), Bento (Athletico Paranaense), Hugo (Corinthians)
Bek: Alex Sandro, Danilo, Wesley (Flamengo), Alex Telles (Al Nassr), Lucas Beraldo (PSG), Augusto (Inter Milan), Vanderson (Monaco)
Gelandang: Andreas Pereira (Fulham), Andrey (Strasbourg), Bruno Guimaraes (Newcastle), Casemiro (MU), Ederson (Atalanta), Gerson (Flamengo)
Penyerang: Antony (Real Betis), Endrick (Palmeiras), Martinelli (Arsenal), Matheus Cunha (Wolves), Raphinha (Barcelona), Richarlison (Tottenham), Vinicius Jr (Real Madrid)

Di pundak Ancelotti, sejarah dan harapan Brasil bersandar. Trofi keenam bukan sekadar target, tapi upaya membangkitkan kembali yang tertidur. (rih)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article