Sekjen PO H.Bukasan: Tunjukkan Prestasi di Gelanggang Bukan Dijalan 

Must read

UKT (ujian kenaikan tingkat) Pencak Organisasi 2025 Digelar di Kebonagung Sukodono, Sekjen Bukasan: “Jangan Onar – Tunjukkan Kemahiran di Gelanggang” Serta Berharap Peserta Lumajang Raih Banyak Prestasi di Kejurnas Jember

LUMAJANG || Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Organisasi (PO) tahun 2025 telah resmi dilaksanakan hari ini, Selasa (2 Desember 2025), di Pendopo Suhanto Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono. Acara ini akan berlangsung selama 2 hari dan dihadiri oleh berbagai elemen pengurus serta peserta dari beberapa cabang PO di Indonesia.

Pembina upacara acara ini diemban oleh H. Bukasan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PO. Kehadirannya semakin memperkuat suasana acara, terutama dengan kehadiran seluruh Dewan Pengurus PO yang hadir langsung untuk memantau proses ujian secara akurat.

Dalam sambutannya yang singkat namun penuh makna, H. Bukasan sebagai Sekjen PO menekankan pentingnya pertumbuhan dan prestasi bagi organisasi. “Saya melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta hari ini. Selama 2 hari mendatang, semoga kebersamaan dan semangat ini terus terjaga, sehingga PO ini bisa berkembang menjadi organisasi yang besar dan mampu meraih banyak prestasi di berbagai tingkatan,” ujarnya.

Beliau juga mengangkat poin krusial tentang fungsi sebenarnya dari PO. “Saya ingin menegaskan: PO bukan untuk tarung di jalan. Janganlah berbuat onar – perlihatkan kemahiranmu hanya di atas gelanggang,” tegasnya. Kata-katanya langsung mendapatkan tanggapan sorak hangat dari hadirin yang merasa terinspirasi.

Selain itu, H. Bukasan juga menjelaskan bahwa belajar Pencak bukan hanya untuk keahlian fisik. “Kita belajar Pencak untuk melindungi diri, membangun karakter, dan saling membantu. Jaga nama baik organisasi dan olahraga ini agar selalu dihormati oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PO mengumumkan kabar gembira yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh anggota PO. Yakni, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PO akan digelar di Jember pada tanggal 5, 6, dan 7 Desember 2025 mendatang.

“Acara ini akan diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia, Setiap provinsi dan cabang PO akan mengirimkan kontingen terbaik mereka untuk bersaing di berbagai kategori dan kelas pertandingan,” ungkapnya dengan semangat.

H. Bukasan juga memberitahukan rincian peserta dari Cabang Lumajang yang akan berpartisipasi. “Dari Cabang Lumajang saja, kita akan mengirimkan sekitar 238 peserta yang sudah melalui seleksi ketat. Total seluruh peserta dari Indonesia diperkirakan mencapai kurang lebih 800 orang, yang akan bersaing untuk meraih gelar juara di ajang ini,” katanya.

“Saya sangat berharap bahwa peserta dari Lumajang di event nasional nanti bisa mendapatkan banyak prestasi di berbagai tingkat,” lanjut H. Bukasan dengan semangat tinggi. “Ini adalah kesempatan bagus untuk menunjukkan bahwa Cabang Lumajang memiliki potensi besar dan para pesertanya sudah siap bersaing di kancah nasional. Semoga mereka bisa membawa nama baik Lumajang dan PO secara keseluruhan,” tambahnya sambil menyemangati para peserta UKT yang juga menjadi bagian dari kontingen mendatang.

H. Bukasan juga mengapresiasi kehadiran 4 cabang dari berbagai daerah – Lumajang, Jember, Gianyar, dan Mataram – yang mengirimkan total 22 peserta untuk mengikuti UKT. “Ini bukti bahwa PO memiliki jaringan yang luas dan banyak penggemar yang bersemangat untuk mengembangkannya. UKT ini juga menjadi langkah persiapan penting bagi para peserta yang akan mengikuti Kejurnas nanti,” tambahnya.

Kehadiran Dewan Pengurus PO menjadi sorotan khusus selama acara. Mereka bukan hanya memantau namun juga memberikan dukungan langsung kepada para peserta selama seluruh masa ujian. Mereka menyampaikan bahwa UKT ini adalah langkah penting untuk menyiapkan generasi pimpinan dan peserta yang berkwalitas, siap bersaing di kejurnas nasional.

Selain itu, Misdi SH MH sebagai narasumber hukum yang hadir juga memberikan komentar relevan. “Pesan dari Sekjen PO tentang tidak berbuat onar sangat penting secara hukum. Setiap tindakan kekerasan di luar gelanggang bisa berakibat pidana, dan itu akan merusak nama baik organisasi serta olahraga Pencak itu sendiri,” ungkapnya.

Misdi, SH., MH juga menambahkan harapan terkait Kejurnas di Jember. “Semoga Kejurnas yang akan digelar di Jember nanti berjalan lancar dan penuh sportivitas. Para peserta yang naik tingkat hari ini bisa menjadi contoh baik, tidak hanya di gelanggang tapi juga di masyarakat dan saat berpartisipasi di ajang nasional,” katanya.

Pesan-pesan yang disampaikan oleh H. Bukasan (Sekjen PO) dan Misdi SH MH mendapatkan sambutan hangat dari hadirin, yang melihatnya sebagai dorongan untuk lebih giat dalam memajukan organisasi dan olahraga Pencak.(dsr)

 

 

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article