WOLVERHAMPTON || Klub Liga Inggris Wolverhampton Wanderers resmi menganugerahkan penghormatan tertinggi kepada mantan pemainnya, Diogo Jota, dengan memasukkan namanya ke dalam Hall of Fame. Penghargaan itu diberikan tidak lama setelah kabar duka meninggalnya sang penyerang dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada awal Juli lalu.
Keputusan cepat ini diambil oleh manajemen Wolves sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi besar Jota selama membela klub periode 2018–2020. Saat itu, Jota menjadi sosok kunci dalam perjalanan Wolves promosi ke Liga Premier Inggris di bawah pelatih Nuno Espirito Santo.
“Biasanya proses seleksi Hall of Fame membutuhkan waktu panjang, tetapi tragedi ini mengguncang komunitas kami. Kami ingin segera memberi penghormatan yang layak,” kata Wakil Presiden Wolves, John Richards, yang juga memimpin komite Hall of Fame.
Direktur Administrasi Sepak Bola Wolves, Matt Wild, menyebut Jota bukan sekadar pemain hebat, melainkan juga pribadi rendah hati yang sangat dicintai para pendukung. “Warisan Diogo Jota di Molineux abadi. Ia membawa semangat, gol, dan kebersamaan dalam tim kami,” ujarnya.
Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, terjadi saat keduanya hendak kembali ke Inggris menggunakan kapal feri dari Santander, Spanyol. Jota disarankan tidak menggunakan pesawat setelah menjalani operasi paru-paru beberapa waktu sebelumnya.
Selama berseragam Wolves, Jota mencetak 44 gol dalam 131 penampilan dan menjadi bagian dari kebangkitan klub di kompetisi tertinggi Inggris. Sejak 2020, ia melanjutkan karier di Liverpool hingga akhir hayatnya.
Penghargaan Hall of Fame ini sekaligus menjadi ungkapan duka dan terima kasih dari klub serta para penggemar atas jasa dan kenangan yang ditinggalkan pemain asal Portugal tersebut. (rih)

