Nadiem Yakin Kebenaran Akan Terungkap Usai Diperiksa 10 Jam di Kejagung

Must read

JAKARTA || Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim meyakini kebenaran akan terungkap dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek periode 2019–2022.

Keyakinan itu disampaikan Nadiem usai menjalani pemeriksaan selama sekitar 10 jam di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

“Alhamdulillah, lancar proses pemeriksaan hari ini. Saya yakin dalam kurun waktu ini kebenaran akan terungkap,” ujar Nadiem kepada wartawan. Ia juga meminta doa dan dukungan publik agar proses hukum berjalan baik.

Pemeriksaan terhadap pendiri Gojek itu dilakukan sehari setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukannya.

Nadiem tiba di Gedung Jampidsus sekitar pukul 11.34 WIB dengan mengenakan kemeja biru tua dan tangan diborgol. Ia keluar dari gedung pemeriksaan sekitar pukul 22.02 WIB tanpa memberi keterangan lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan.

Selain Nadiem, Kejaksaan Agung juga menetapkan empat tersangka lainnya dalam perkara serupa. Mereka adalah Staf Khusus Mendikbudristek periode 2020–2024 Jurist Tan, mantan konsultan teknologi Ibrahim Arief, serta dua pejabat di lingkungan Kemendikbudristek, yakni Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah. Keduanya menjabat sebagai direktur sekaligus kuasa pengguna anggaran pada Direktorat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama tahun anggaran 2020–2021.

Kasus ini berawal dari dugaan penyimpangan dalam pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook di Kemendikbudristek yang menggunakan anggaran pendidikan. Kejaksaan masih mendalami aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam proses pengadaan tersebut. (rih)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article