Kondisi Anak Korban Penyiksaan di Kebayoran Lama Berangsur Membaik

Must read

JAKARTA || Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri mengungkapkan perkembangan terkini AMK (9), anak korban dugaan penyiksaan yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Juni 2025.

Kasubdit II Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, mengatakan AMK kini berada dalam pelindungan Kementerian Sosial. Kondisi fisik korban yang semula kritis telah menunjukkan perbaikan signifikan. Berat badan AMK yang sebelumnya hanya 9 kilogram saat ditemukan, kini telah meningkat menjadi 19 kilogram setelah menjalani perawatan intensif.

“Awalnya anak tidak bisa berjalan, tetapi sekarang sudah mulai bisa berjalan bahkan berlari,” ujar Ganis di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Selain pemulihan fisik, kepolisian bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Kemensos juga menangani trauma psikis yang dialami korban. Proses pemulihan membuat AMK perlahan mampu kembali berkomunikasi. Informasi yang diberikan korban menjadi kunci pengungkapan kasus.

Menurut Ganis, setiap keterangan dari AMK ditindaklanjuti dengan pencarian bukti tambahan, termasuk pembuatan sketsa wajah pelaku. Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua orang tersangka, yakni SNK (42), ibu kandung korban, dan EF alias YA (40), pasangan SNK yang kerap disebut korban sebagai “Ayah Juna”.

Keterangan korban mengungkapkan, EF kerap melakukan tindak kekerasan berupa pemukulan, penendangan, pembakaran dengan bensin, penyiraman air panas, hingga penganiayaan dengan senjata tajam. Sementara SNK disebut mengetahui dan tidak mencegah tindakan tersebut.

Keduanya dijerat Pasal 76B juncto Pasal 77B serta Pasal 76C jo Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, ditambah Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara dan denda hingga Rp100 juta.

Kasus ini mencuat ketika AMK ditemukan warga pada 11 Juni 2025 di depan sebuah kios di Pasar Kebayoran Lama, dalam keadaan lemah di atas kardus. Tubuhnya penuh luka, memar, tanda malnutrisi, dengan tangan patah dan wajah mengalami luka bakar.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article