JAKARTA || Malam di Craven Cottage berubah riuh ketika Emile Smith Rowe menyambar umpan Alex Iwobi. Gol pada menit ke-73 itu bukan sekadar penyama kedudukan, melainkan hadiah bagi kerja keras Fulham yang berani menekan tim besar sekelas Manchester United.
Fulham tampil percaya diri. Mereka menguasai bola lebih banyak, 51,5 persen, serta mencatat 13 tembakan dengan empat tepat sasaran. Manchester United hanya membalas dengan 10 percobaan, tiga di antaranya mengarah ke gawang. Bahkan, kiper Bernd Leno sempat membuat Craven Cottage bergetar ketika berhasil memaksa penalti Bruno Fernandes melambung di babak pertama.
Meski sempat tertinggal karena gol bunuh diri Rodrigo Muniz, Fulham tidak kehilangan semangat. Suporter tuan rumah terus bernyanyi, mendorong timnya untuk bangkit. Jawabannya hadir lewat Smith Rowe, rekrutan anyar yang langsung mencetak gol penting.
Saat peluit panjang berbunyi, skor 1-1 terasa seperti kemenangan kecil bagi Fulham. Mereka kini mengoleksi dua poin dari dua laga, sementara Manchester United masih tertatih dengan satu poin dan terpuruk di papan bawah klasemen. Di tepi Sungai Thames, malam itu justru milik The Cottagers. (rih)

