Elton John dan Madonna (Instagram)
DI balik panggung ‘Saturday Night Live’, dua legenda musik dunia akhirnya bersalaman setelah dua dekade saling bersilang nada. Elton John dan Madonna—dua ikon pop dengan sejarah panjang permusuhan—mengakhiri ketegangan mereka hanya dalam hitungan menit. Bukan di meja diplomasi atau acara penghargaan musik, tapi di lorong sempit studio NBC di New York.
“Akhirnya kami berdamai!!!” tulis Madonna dalam unggahan Instagram-nya, Minggu malam, 7 April 2025, seraya menyematkan foto dirinya memeluk Elton. Kalimat yang pendek itu menandai babak baru hubungan mereka setelah perseteruan yang dimulai sejak 2002.
Perseteruan yang dimaksud bukan perkara kecil. Elton John sempat mencaci lagu tema James Bond ‘Die Another Day’ yang dinyanyikan Madonna sebagai ‘lagu Bond terburuk sepanjang masa:. Ia juga menuding Madonna melakukan lip-sync dalam konsernya. Sindiran itu bertubi-tubi selama bertahun-tahun. “Mulut besarnya,” tulis Elton dalam balasan komentar di unggahan Madonna, adalah sesuatu yang kini ia sesali.
Pertemuan dua bintang itu terjadi tanpa rencana. Madonna, yang sedang menonton SNL, mengetahui bahwa Elton akan tampil sebagai bintang tamu. Ia memutuskan untuk menghampiri. “Saya perlu pergi ke belakang panggung dan menghadapinya,” tulis Madonna.
Ketika dua legenda itu berhadapan, tak perlu banyak kata. Elton lebih dulu menyampaikan permintaan maaf. “Dalam hitungan menit, kami berpelukan,” kata Madonna.
Tak berhenti di situ. Elton kemudian menyatakan keinginannya menulis lagu untuk Madonna. “Rasanya seperti semuanya kembali seperti semula!!” seru Madonna.
John pun membalas pujian dengan pujian. Ia menyebut Madonna sebagai salah satu orang pertama yang secara vokal membela komunitas penderita HIV/AIDS sejak tahun 1980-an. “Dia membawa cinta dan kasih sayang kepada banyak orang yang sangat membutuhkannya,” tulisnya.
Madonna, yang mengidolakan Elton sejak remaja, mengaku luka lama sempat menghantui. “Saya selalu merasa seperti orang luar… dan melihatnya di panggung membuat saya merasa bahwa menjadi berbeda itu bukan hanya boleh, tapi penting,” katanya.
Kini, setelah 20 tahun berlalu, luka itu sembuh. Dan mungkin, seperti janji Elton, akan hadir lagu baru hasil kolaborasi keduanya—lagu yang lahir bukan dari amarah, melainkan dari pelukan dan maaf. (iha)





