Dugaan Korupsi DD/ADD Sumbermujur Lumajang, DPW LSM LIRA Jatim Angkat Bicara

Must read

Lumajang || Gubernur DPW LSM LIRA Jawa Timur, Samsudin, S.H merespon isu tantangan oleh oknum di internal Pemdes Sumbermujur Kecamatan Candipuro Lumajang.

Sebelumnya beredar sebuah voice note, sampai ke pengurus DPD LSM LIRA Kabupaten Lumajang, pasca investigasi dugaan korupsi di lingkup Pemdes Sumbermujur oleh tim.

Samsudin merespon, bahwasanya itu merupakan penyemangat. Ia menegaskan, DPW LSM LIRA Jatim bakal melakukan pendampingan setiap tahapan proses yang dilakukan DPD LSM LIRA Lumajang, guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam alokasi DD/ADD di Desa Sumbermujur, sebagaimana informasi dan data diperoleh.

“Itu penyemangat, bukan tantangan. Dan itu wajib bagi teman-teman DPD LIRA Lumajang agar diungkap. Investigasi, penggalian data. Kemudian, penggalian bagaimana informasi terkini dibawah,” ungkap Samsudin, pasca memberikan SK pengurus DPD LSM LIRA Kabupaten Lumajang, Desa Pulo Kecamatan Tempeh, Rabu (26/2/25).

“Dana Desa itu mulai tahun berapa mereka,” imbuhnya.

Disampaikan, DPD LSM LIRA Kabupaten Lumajang, diwaktu sebelumnya mengajukan permohonan keterbukaan informasi publik, tentang alokasi DD/ADD, namun ditolak. Kades menampik, menurutnya tahun yang diajukan, sudah rampung dan clear sampai tahap pelaporan pertanggungjawaban, sehingga tak perlu lagi diungkit.

“LBH LIRA Jawa Timur akan melakukan gugatan ke KIP. Jika data penunjang dugaan – dugaan sudah lengkap, nanti kami dorong agar supaya itu dilaporkan kepolisian atau kejaksaan,” tukas Samsudin.

Diwaktu yang sama, Wakil Bupati DPD LSM LIRA Kabupaten Lumajang Dendik Zeldianto memastikan, langkah yang akan ditempuh sesuai prosedur dan selaras arahan DPW LIRA Jatim, mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemda Lumajang, menyajikan indikasi – indikasi dan kamipun memperoleh respon yang baik. Tentu disini kami mendasari itu semua atas adanya sebuah dugaan, maka dari itu kami bersurat untuk sedianya Pemdes Sumbermujur bisa terbuka. Jadi tidak sulit, kalau sebaliknya lalu kenapa? Khalayak merasa aneh,” ucap Dendik.(Dsr) 

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article