Pada partai puncak, Alwi dijadwalkan menghadapi pemain Jepang Yushi Tanaka, sementara Putri akan menantang wakil Thailand Supanida Katethong.
Pada gim pertama semifinal, Alwi tampil dominan sejak awal. Ia memimpin 4-2 dan terus menjaga jarak hingga menutup interval dengan keunggulan 11-4. Permainan yang konsisten, ditambah sejumlah kesalahan lawan, membuat Alwi memperlebar margin poin hingga 17-9 sebelum menutup gim pembuka dengan skor telak 21-10.
Gim kedua berjalan lebih ketat. Li Shi Feng tampil menekan dan sempat memimpin cukup jauh 11-5 saat interval. Namun Alwi menunjukkan ketenangan dan mental bertanding yang kuat. Melalui reli-reli panjang dan serangan yang lebih terukur, ia perlahan mengejar ketertinggalan hingga berbalik unggul 18-16.
Momentum tersebut berhasil dipertahankan hingga akhir pertandingan. Setelah melalui pertukaran reli yang ketat pada poin-poin krusial, Alwi memastikan kemenangan 21-19 sekaligus mengunci tiket ke final.
Capaian ini menjadi salah satu hasil penting bagi Alwi dalam kiprahnya di BWF World Tour, sekaligus membuka peluang Indonesia meraih dua gelar dari sektor tunggal pada turnamen tersebut.
Sementara itu, langkah tunggal putra Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, terhenti di semifinal setelah kalah 17-21, 12-21 dari Yushi Tanaka. Nasib serupa dialami ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang takluk 21-14, 15-21, 13-21 dari pasangan China Cheng Xing/Zhang Chi. (rih)