LUMAJANG || Sebanyak satu kesatuan pasukan bernama Satuan Tugas (Satgas) TNI 527 resmi diberangkatkan menuju wilayah Papua hari ini, Sabtu (9/5/2026), guna menjalankan penugasan pengamanan perbatasan, penegakan kedaulatan negara, serta pembinaan masyarakat di wilayah yang masih rawan gangguan keamanan. Keberangkatan dilakukan dari pangkalan utama di Jawa Timur, disaksikan pimpinan Kodam V/Brawijaya dan perwakilan pemerintah daerahdaerah, Sabtu (9/5/2026).
Satgas 527 yang beranggotakan 527 personel gabungan TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara ini, membawa perlengkapan tempur, logistik, serta peralatan bantuan kemanusiaan. Komandan Satgas 527, Letkol Inf. Budi Santoso, dalam keterangannya menegaskan misi utama pasukannya: “
Kami bertugas menjaga keutuhan NKRI, mengamankan perbatasan RI–Papua Nugini, menindak tegas kelompok bersenjata yang mengganggu ketertiban, sekaligus hadir membantu warga membangun desa, memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar”.
Pasukan ini akan ditempatkan di beberapa titik strategis: wilayah Pegunungan Tengah, perbatasan Boven Digoel, hingga wilayah pesisir Papua Barat Daya. Penugasan berlangsung selama 12 bulan, dengan pola operasi bergerak dan berjejak, mengutamakan pendekatan persuasif, humanis, serta menghormati adat dan budaya setempat.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, saat melepas keberangkatan mengingatkan agar seluruh prajurit menjaga disiplin, bersikap ramah, dan menjadi pelindung utama masyarakat Papua. “TNI hadir bukan untuk menakutkan, tapi untuk melindungi, menjaga damai, dan memastikan setiap warga merasa aman serta diperhatikan oleh negara,” tegasnya.
Langkah pengiriman Satgas 527 ini merupakan bagian dari rencana strategis TNI tahun 2026, menyusul masih adanya ancaman dari kelompok separatis bersenjata yang kerap melakukan serangan terhadap warga sipil, aparat, dan fasilitas umum, serta untuk memperkuat kehadiran negara di wilayah terluar dan terpencil. Sebelum berangkat, seluruh personel telah mengikuti pelatihan khusus taktik medan sulit, pemahaman budaya lokal, dan aturan hukum kemanusiaan.
Masyarakat sekitar keberangkatan memberikan dukungan dan doa agar seluruh prajurit selamat, sukses menjalankan tugas, dan kembali dengan membawa nama baik bangsa. Satgas 527 dijadwalkan tiba di Jayapura pada Senin (11/5/2026), sebelum menyebar ke lokasi penugasan masing-masing.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksda TNI Wisnu Widjaja, menegaskan bahwa penugasan ini terkoordinasi penuh dengan kepolisian dan pemerintah daerah, agar tercipta sinergi maksimal demi stabilitas dan kemajuan Papua. “Damai dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia di Papua adalah tujuan utama kami,” tutupnya.(dsr)





