Vonis Seumur Hidup Penembak Shinzo Abe, Kasus Ungkap Relasi Politik–Gereja Unifikasi

Must read

Yamagami juga meyakini Abe berada “di pusat keterlibatan politik Gereja Unifikasi” di Jepang. Keyakinan itulah yang, menurut pengakuannya, mendorong ia menargetkan Abe, yang wafat pada usia 67 tahun. Shinzo Abe sendiri dikenal sebagai perdana menteri terlama dalam sejarah Jepang modern dan tetap berpengaruh besar di panggung politik nasional meski mengundurkan diri pada 2020.

Tingginya perhatian publik terhadap persidangan ini terlihat dari antusiasme warga. Sebanyak 685 orang mengantre untuk mengikuti undian memperebutkan 31 kursi pengunjung di ruang sidang yang dibuka untuk umum.

Kasus ini turut mempercepat langkah pemerintah Jepang menindak Gereja Unifikasi. Menyusul terungkapnya praktik penggalangan donasi agresif yang diduga menghancurkan kehidupan sejumlah anggota, pemerintah menggelar penyelidikan menyeluruh. Pengadilan Tokyo kemudian memutuskan pembubaran Gereja Unifikasi dan mencabut status bebas pajak badan keagamaan tersebut.

Selain itu, meningkatnya sorotan terhadap penderitaan anak-anak anggota Gereja Unifikasi—yang kerap disebut pengikut “generasi kedua”—mendorong pengesahan undang-undang pada Desember 2022 untuk menindak praktik penggalangan dana yang manipulatif. Publik juga menyoroti dugaan kedekatan gereja tersebut dengan Partai Liberal Demokrat, partai penguasa Jepang, setelah muncul informasi bahwa sejumlah legislator diduga menerima dukungan kampanye dari organisasi itu.

Vonis seumur hidup terhadap Yamagami tidak hanya menutup satu bab tragis dalam sejarah politik Jepang, tetapi juga menandai titik balik dalam relasi negara, politik, dan organisasi keagamaan yang selama ini luput dari pengawasan ketat. (rih)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article