MOSKOW | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan tengah mempertimbangkan secara serius kemungkinan menarik negaranya dari North Atlantic Treaty Organization (NATO). Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan The Telegraph, menyusul kekecewaannya terhadap sikap aliansi tersebut dalam konflik dengan Iran.
Trump mengatakan, opsi peninjauan ulang keanggotaan Amerika Serikat di NATO telah lama menjadi bahan pertimbangan. “Itu sudah cukup lama kami pikirkan kembali,” ujarnya ketika ditanya soal kemungkinan tersebut.
Ia juga menilai NATO sebagai organisasi yang tampak kuat di permukaan, tetapi lemah dalam praktik. Menurut dia, pandangan tersebut bukan hanya diyakini pihaknya, melainkan juga dipahami oleh Russia.
Ketegangan geopolitik meningkat setelah pada akhir Februari lalu Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke Iran, termasuk di ibu kota Tehran. Serangan itu dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban jiwa di kalangan warga sipil.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Eskalasi tersebut mempertegas dinamika konflik yang kian meluas, sekaligus memicu kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan global. (Sputnik/Ria Novosti)

