BerandaNewsPKL Berjualan di Bahu Jalan: Butuh Ditertibkan, Ini Alasannya

PKL Berjualan di Bahu Jalan: Butuh Ditertibkan, Ini Alasannya

Kota Probolinggo || Pedagang Kaki Lima (PKL) adalah komunitas pedagang yang berjualan dengan memanfaatkan trotoar ataupun sebagian bahu jalan. Mereka menggelar dagangan atau gerobaknya di pinggir pelintasan jalan raya. Hal tersebut tentu mengganggu hak pengguna jalan.

Kawasan Jalan Suroyo menjadi sasaran empuk bagi para PKL. Mereka melihat peluang yang besar untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat berdagang. Kita sendiri banyak menjumpai para PKL yang berjualan di sekitar jalan tersebut.

Para PKL ini pun beraneka ragam dagangannya, seperti buah buahan, aneka jajanan dan masih banyak lagi.Bagi sebagian besar orang, keberadaan PKL di kawasan Jalan Suroyo merupakan suatu hal yang menguntungkan. Mereka mengandalkan PKL sebagai tempat membeli makanan atau minuman, membeli cemilan dan lainnya, Sabtu (1/2/25).

Tetapi bagi sebagian orang, terutama pengguna jalan, seperti pengendara mobil atau sepeda motor dan pejalan kaki, keberadaan PKL ini justru cukup mengganggu. Bagaimana tidak, para PKL menggunakan sebagian bahu jalan untuk tempat mereka berdagang.

Salah satu yang sering kita lihat adalah PKL yang menggunakan mobil pick-up sebagai tempat berdagang. Seperti yang kita ketahui, mobil pick-up memiliki ukuran yang cukup besar.

Hal yang sama juga dirasakan oleh pejalan kaki. Trotoar yang seharusnya menjadi hak untuk pejalan kaki malah dijadikan sebagai tempat laak mereka.

Kejadian yang disebutkan di atas sering sekali dijumpai atau dapat dirasakan jika melewati sepanjang area Jalan Suroyo. Akibatnya, pejalan kaki mengalami kesulitan untuk menggunakan trotoar.

Jadi, bagaimana pendapat masyarakat Apakah tindakan Pemkot Probolinggo sudah tepat untuk menanggulangi dampak negatif dari PKL.(Choy)

latest articles

explore more

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini