KOTA MEDAN || Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) mendukung Polri memberantas aksi premanisme seperti pungli dan parkir liar di pasar-pasar tradisional di kota Medan dan daerah lainnya sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yaniig kondusif khususnya pada saat Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Demikian ditegaskan Ibnu Khaldun Nasution,SE selaku Ketua Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M).
Dalam hal ini kami selaku Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) berkomitmen akan selalu turut serta mendukung Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan tertib khususnya memberantas aksi aksi premanisme yang sering terjadi dipasar-pasar tradisional yang ada dikota Medan ataupun daerah lainnya.
Maraknya aksi premanisme yang terjadi di pasar tradisional sangat meresahkan dan merugikan para pedagang, omset penjualan menurun drastis dikarenakan masyarakat malas untuk datang berbelanja ke pasar-pasar tradisional serta maraknya pungutan liar berupa jaga malam dan sewa lapak yang sangat meresahkan dan merugikan para pedagang dan pelaku UMKM, tegasnya.
Dikatakan, sebagai wadah bagi para Pedagang Pasar Tradisional, Persatuan Pedagang Pasar Medan (P3M) akan terus menjadikan organisasi ini sebagai wadah para Pedagang Pasar Tradisional untuk tetap menjalankan fungsinya sebagai kontrol di masyarakat khususnya dipasar tradisional demi menciptakan situasi yang aman dan tertib.
Untuk itu, Ibnu mengajak semua elemen masyarakat khususnya para pedagang Pasar Tradisional untuk bersama-sama turut serta mendukung Polri dalam memberantas aksi-aksi premanisme demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif dilingkungan pasar tradisional sehingga meningkatkan penghasilan dan perekonomian para pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM lainnya.
Sebab, lanjut Ibnu Situasi Kamtibmas yang kondusif bukan hanya tanggung jawab pihak Kepolisian saja tapi merupakan tanggung jawab kita bersama, ungkapnya. (riz)

