Peringati Hari Kartini dan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Ikuti Lomba Memasak Olahan Pengganti Beras

Must read

KOTA PROBOLINGGO || DPC PDIP Perjuangan (PDIP) Kota Probolinggo menggelar Lomba Memasak Olahan Pangan Lokal Murah dan Bergizi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Kartini dan Bulan Bung Karno Tahun 2025.

Ketua DPC PDI Perjuangan,Haris Nasution mengatakan,kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dalam menciptakan resep makanan yang lezat, bergizi dan terjangkau, terutama bagi perempuan dan anak.

“Selain itu juga untuk memperkaya khasanah resep masakan Ketua Umum DPP PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri,” terang Nasution di sela-sela kegiatan memasak olahan pangan lokal murah dan bergizi bersama anggota Fraksi PPDI Perjuangan DPRD Kota Probolinggo, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Jalan Brantas Kecamatan Kademangan, Senin (28/4/2025) pagi.

Keikutsertaan DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk mengikuti lomba tersebut mengacu pada Instruksi DPP PDIP Nomor 7346/IN/DPP/IV/2025 Perihal Instruksi Pelaksanaan Lomba Olahan Pangan Lokal Murah Meriah dan Bergizi yang ditandantangani Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP PDIP I Gusti Ayu Bintang Darmawati dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP Bidang Kerakyatan Sadarestuwati tertanggal 12 April 2025.

Nasution juga menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh DPC PDI Perjuangan di seluruh Indonesia. Tujuannya salah satunya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya makanan bergizi, selain itu dirinya juga menambahkan jika acara seperti ini juga cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya melestarikan kuliner Indonesia khususnya yang ada di Kota Probolinggo.

“Untuk lomba kali ini DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo mengolah menu nasi jagung dengan lauk pelas tongkol,dadar jagung,sambel dan juga sayur lodeh berbahan ontong pisang, ini sungguh nikmat dan bergizi tentunya.Nasi jagung ini dapat menjadi alternative pengganti beras,” imbuh Nasution.

.Menu yang dimasak diprioritaskan adalah menu untuk ibu hamil dan bayi dibawah dua tahun, yang bisa menjadi menu pencegahan stunting serta menu yang bisa digunakan menjadi menu harian yang sehat bergizi.,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD, Fraksi PDI Perjuangan, Supriyanto berharap menu semacam nasi jagung dan juga sayur lodeh dan pelas ontong pisang ini menjadi makanan yang dapat di lestarikan dan di inovasikan dengan berbagai model olahan agar menjadi menu yang sehat, bergizi dan fovorit semua kalangan.

“Nasi jagung ini dapat menjadi alternative pengganti nasi beras. Selain murah, Jika di olah dengan tepat dapat menjadi makanan yang enak dan bergizi,”imbuh Supriyanto.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article