KOTA PROBOLINGGO || Wali Kota Probolinggo, dr Aminmuddin memastikan seluruh komponen pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) tahap pertama telah siap, mulai dari siswa, guru, tenaga pendidik, hingga kurikulumnya.
“Ini Sekolah Rakyat (SR) tahap pertama mulai dari siswa, guru, dan tenaga pendidik sudah rampung proses seleksinya,” terang Aminuddin saat melakukan peninjauan SR (Sekolah Rakyat) di SDN Manyangan 4 Kecamatan Mayangan, Minggu (13/7/2025).
Wali Kota menyampaikan siswa Sekolah Rakyat adalah anak-anak yang berada dalam desil satu dan dua Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN.
Ia menjelaskan para siswa merupakan bagian dari keluarga yang tidak mampu, atau yang kerap disebut sebagai keluarga miskin.
“Cara merekrutnya adalah basis data di DTSEN, kemudian setelah itu disurvei ke rumahnya oleh pendamping, dan juga bersama dengan Disdik, Dinsos, dan BPS setempat. Setelah dilakukan wawancara, survei, dan memang datanya sesuai dengan kenyataan, maka akan diproses lebih lanjut untuk kemudian sampai siswa ini bisa mengikuti proses belajar” urainya.
dr Aminuddin juga menyampaikan bahwa para guru, tenaga kependidikan, dan kepala sekolah juga telah selesai direkrut melalui mekanisme yang ditentukan oleh satuan tugas yang diketuai oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Mereka-mereka ini telah mendapatkan pembekalan, dan secara umum sudah siap untuk menjalankan tugas sebagai kepala sekolah rakyat. Sementara, gurunya telah ditetapkan oleh BKN setelah melalui proses yang sangat panjang,” ujarnya.
Adapun dari segi kurikulum, juga disediakan oleh satgas, dengan disertai satu kurikulum khusus Sekolah Rakyat yang menggabungkan sekolah formal dan pendidikan karakter sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan, program akademik yang disediakan mengikuti standar kurikulum nasional serta program asrama yang meliputi penguatan karakter, penguatan spiritualitas, penguatan cinta tanah air, dan penguatan bahasa
“Di dalam Sekolah Rakyat ini tidak ada tes akademik, yang ada adalah talent mapping. Ini sebagai bagian untuk melihat kesiapan fisik, kesiapan mental, dan kesiapan akademik dari siswa itu,” ungkapnya.
“Insyaallah mulai tanggal 14 besok –14 Juli 2025– akan dimulai proses pembelajarannya secara serentak di 53 Kota/Kabuten,salah satu Kota Probolinggo sambil bersama-sama melakukan orientasi, baik bagi guru, siswa juga tenaga pendidik lainnya.” ucap Wali Kota Aminuddin.(Choy)

