Masyarakat Menilai Sosok Ina Buchori Menonjol di Debat Kedua Pilwali Kota Probolinggo 2024, Ini Alasannya

Must read

Kabarmetro.id, Kota Probolinggo || Debat kedua pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo kembali digelar di Gedung Widya Harja,Jalan Panjaitan Kecamatan Mayangan, Jumat (15/11/24) malam.

Gelaran debat bagi calon pemimpin di Kota Probolinggo tersebut digelar untuk mengetahui, program dan visi misi mereka akan bersaing di kontestasi Pilwali Kota Probolinggo 2024, khususnya panggung calon Wakil Walikota Probolinggo.

Warga masyarakat pun tak memungkiri, jika Cawawali nomor urut 3 ( dr,H,Aminuddin – Ina Buchori) dan 4 ( Hadi Zainal Abidin – Zainal Arifin) akan lebih menonjol nantinya, dibanding Cawawali lainnya.Namun hal ini bisa juga berbalik, jika kedua Cawawali (3 dan 4) itu, tidak menguasai materi debat itu sendiri.

“Walaupun secara gambaran kasar Cawawali Ina Buchori terkesan lebih menonjol, dibanding ketiga Cawawali lainnya. Tapi semuanya kembali kepada persiapan yang mereka lakukan masing-masing,” kata warga yang tak mau disebut namanya

Menurutnya, penguasaan konsep termasuk detail teknis penyelenggaraan pemerintah daerah, akan menentukan siapa yang akan menguasai panggung. “Memang jika tidak cerdik Ina Buchori boleh jadi akan menjadi sasaran ‘smash’ dari tiga cawawali, yang kebetulan laki laki semua, ” paparnya.

Di mana, isu-isu gender termasuk persoalan ekonomi kreatif dan pemberdayaan kepemudaan akan menjadi santapan menarik bagi Cawawali Ina Buchori.

Masyarakat pun berharap, debat kedua ini, tidak saja berisikan janji- janji kampanye, tetapi yang jauh lebih penting, adalah konsepsi tentang mau dibawa kemana Kota Probolinggo lima tahun ke depan.

Selain itu, bagaimana peran yang akan dimainkan oleh calon Wakil Walikota nanti, jika mereka kelak terpilih menjadi Wawalikota..

Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faisal menyampaikan, debat ini bukan sekadar ajang pertarungan ide. Namun juga sebagai wadah bagi paslon untuk mengedukasi masyarakat tentang visi, misi, dan program-program yang mereka tawarkan.

“Usai empat paslon menyampaikan paparan sesuai tema, para pemilih diharapkan dapat membuat keputusan yang cerdas saat pilkada nanti,” ujarnya.

Salah satu tema yang diangkat yaitu tentang pemuda. Berdasarkan catatan KPU, dari 179.416 daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Probolinggo, 56 persennya adalah pemuda.

Untuk diketahui, debat ketiga akan digelar pada 18 November 2024. Pada debat terakhir itu, diharapkan para paslon dapat menyempurnakan sejumlah soal pada tema yang sudah ditentukan.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article