Lampung Utara Darurat Sampah: Sepekan Pasca Lebaran, Tumpukan Limbah Memprihatinkan! 

Must read

LAMPUNG UTARA || Memasuki sepekan pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri, kondisi kebersihan di wilayah Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, kini berada pada titik kritis. Tumpukan sampah rumah tangga tampak menggunung di sejumlah titik strategis dan pinggir jalan protokol, namun hingga kini belum ada tanda-tanda pengangkutan oleh dinas terkait.

Kondisi ini memicu keluhan hebat dari warga dan pengguna jalan. Selain merusak estetika kota, aroma busuk yang menyengat mulai mengganggu kesehatan lingkungan dan dikhawatirkan menjadi sarang penyakit.

Keluhan Warga dan Pengguna Jalan
Salah satu warga setempat menyatakan kekecewaannya terhadap lambatnya respons pemerintah daerah. “Lebaran sudah lewat seminggu, tapi sampah justru makin menumpuk. Baunya sudah sampai ke dalam rumah. Kami bayar retribusi, tapi kenapa pelayanannya seperti ini?” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh pengendara yang melintas di jalur lintas Bukit Kemuning. Pemandangan tumpukan sampah yang meluber ke badan jalan dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan lalu lintas.
Siapa yang Bertanggung Jawab?
Persoalan sampah ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat: Siapakah yang harus bertanggung jawab?

* Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Utara: Sebagai instansi teknis yang membawahi pengelolaan sampah dan armada kebersihan. Keterlambatan pengangkutan selama satu pekan menimbulkan spekulasi mengenai kesiapan armada atau manajemen pengelolaan pasca-libur panjang.

* Pemerintah Kecamatan Bukit Kemuning: Sebagai pemangku wilayah yang seharusnya melakukan koordinasi intensif dengan DLH jika terjadi penumpukan sampah yang tidak terkendali di wilayahnya.

* Pemerintah Kabupaten Lampung Utara: Secara manajerial, Bupati dan jajaran terkait bertanggung jawab memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, terutama pada periode puncak produksi sampah seperti hari raya.

Masyarakat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup segera menurunkan armada pengangkut sampah (truk sampah) untuk membersihkan wilayah Bukit Kemuning. Jika dibiarkan lebih lama, kondisi ini dikhawatirkan akan memicu protes yang lebih luas dari masyarakat yang merasa hak atas lingkungan bersih telah terabaikan.

Saat di konfirmasi oleh tekan media melalui pesan whatsap app kadis Dlh ibu ina menyampaikan besok rabu 1 April 2026 ada rapat di kantor camat berkenaan penanggulangan sampah.dan Dlh menurunkan tim nya. ketika di tawarkan solusi kadis memberi jawaban ” Sampah di bukit kemuning di kelola secara mandiri, jadi silah kan bicara kan sama pengelola dan camat setempat ucapnya. (ask)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article