LUMAJANG || Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap infrastruktur drainase di Kecamatan Senduro pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas berbagai aduan masyarakat dan sorotan publik terkait belum optimalnya fungsi saluran yang telah dibangun.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B, Deddy Firmansyah. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Temuan di Lapangan
Melalui rapat kerja dengan dinas teknis dan dilanjutkan dengan inspeksi mendadak (sidak), tim menemukan sejumlah kendala teknis yang menjadi penyebab drainase tidak berfungsi maksimal. Di antaranya adalah adanya penyumbatan, kemiringan saluran yang tidak sesuai perencanaan, serta penyelesaian pekerjaan pada beberapa segmen yang dinilai masih belum maksimal.
Langkah Perbaikan
Menanggapi temuan tersebut, Deddy Firmansyah memberikan instruksi tegas agar dinas terkait segera melakukan kajian ulang dan perbaikan menyeluruh. Hal ini dimungkinkan karena proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Ia menekankan agar masa tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya agar fungsi drainase dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pendekatan Partisipatif
Selain mengevaluasi aspek teknis, Komisi B juga menerapkan pendekatan partisipatif dengan menyerap langsung aspirasi dan keluhan dari warga setempat. Komisi B berkomitmen untuk terus mengawal proses perbaikan hingga tuntas guna memperkuat sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi seluruh warga Kabupaten Lumajang.(dsr)

