Ketua TP PKK Kabupaten Melawi Wujudkan Keluarga Sehat, Lingkungan Kuat, Generasi Hebat

Must read

MELAWI || Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Melawi terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketua TP PKK Kabupaten Melawi, Raisya Sarbina Dadi, secara aktif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengimplementasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) demi mewujudkan keluarga yang sehat dan generasi penerus bangsa yang tangguh.

Dalam keterangannya, Raisya Sarbina Dadi menegaskan bahwa kesehatan sejati berawal dari kebiasaan sehari-hari.

“Kesehatan bukan hanya tentang tidak sakit, tetapi tentang bagaimana kita membangun kebiasaan baik setiap hari. Melalui PHBS dan LBS, kita sedang menanam investasi terbesar dalam hidup—investasi untuk masa depan keluarga dan generasi penerus bangsa,” ujar Raisya.

Lebih lanjut, Raisya memaparkan bahwa PHBS adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran. Tujuannya adalah agar setiap individu, keluarga, dan masyarakat mampu menjaga serta meningkatkan kesehatannya secara mandiri. Hal-hal sederhana dinilai memiliki dampak yang sangat besar, seperti:

* Mencuci tangan pakai sabun
* Menggunakan air bersih
* Mengonsumsi makanan bergizi
* Rutin berolahraga dan tidak merokok
* Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan

Sementara itu, penerapan LBS menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari sumber penyakit.

“Lingkungan yang bersih bukan hanya enak dipandang, tetapi juga melindungi kita dari berbagai ancaman kesehatan seperti demam berdarah, diare, infeksi saluran pernapasan, hingga stunting pada anak,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan mengapa PHBS dan LBS sangat penting, Raisya menekankan bahwa semuanya dimulai dari rumah. Mulai dari pengelolaan sampah, kebersihan saluran air, ventilasi udara yang cukup, hingga memastikan tumbuh kembang anak dengan pola hidup sehat. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang produktif, kuat, dan berdaya saing.

Dalam hal ini, peran keluarga dinilai sangat vital:

1. Ibu: Sebagai pendidik pertama dalam keluarga, memiliki peran strategis membentuk kebiasaan sehat.
2. Ayah: Sebagai pelindung dan teladan, memberikan contoh nyata kedisiplinan menjaga kebersihan.
3. Anak-anak: Sebagai generasi penerus, perlu dibiasakan hidup bersih sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang peduli lingkungan.

Raisya mengingatkan bahwa gerakan ini bukan hanya tugas tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama. “Ketika satu rumah bersih, satu RT sehat. Ketika satu desa sadar kebersihan, satu kecamatan menjadi kuat. Dari desa yang sehat, lahirlah Indonesia yang hebat,” tegasnya.

Mari Mulai dari Hal Sederhana
Sebagai langkah nyata, Ketua TP PKK Kabupaten Melawi mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menerapkan enam kebiasaan sederhana berikut:

* Biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.
* Gunakan jamban sehat.
* Buang sampah pada tempatnya dan lakukan pemilahan.
* Rutin membersihkan lingkungan dan saluran air.
* Konsumsi makanan bergizi seimbang.
* Aktif bergerak dan berolahraga.

Menutup penyampaiannya, Raisya memberikan pesan yang penuh semangat kepada masyarakat Melawi agar menjadikan pola hidup ini sebagai budaya.

“Karena sejatinya, hidup bersih bukan sekadar kebiasaan, tetapi budaya. Hidup sehat bukan pilihan, tetapi kebutuhan. Bersama kita bisa. Bersama kita kuat. PHBS dan LBS hari ini, kesehatan sepanjang masa,” pungkas Raisya Sarbina Dadi. (jan)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article