KOTA PROBOLINGGO || Dinas Perhubungan Kota Probolinggo melalui UPT Pengelolaan Perparkiran akan menerapkan alternatif pembayaran retribusi parkir dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk mempermudah masyarakat dalam bertransaksi membayar parkir atau pengguna uang non tunai, Minggu (25/5/2025) pagi.
Ini merupakan pilihan bagi masyarakat untuk pembayaran retribusi parkir disamping masih bisa dilakukan pembayaran secara manual/konvensial atau tunai tetapi pembayaran dengan QRIS ini mempunyai beberapa keuntungan bagi masyarakat salah satunya jumlah nominal yang dibayar sesuai dengan yang ditarifkan.
Wali Kota Probolinggo, dr.Aminuddin, mengapresiasi inovasi Dinas Perhubungan Kota Probolinggo atas peluncuran aplikasi E- Qrispy dan Pembayaran Retribusi Parkir Non Tunai Melalui QRIS, diharapkan manajemen perparkiran di Pemerintah Kota Probolinggo akan semakin menjadi lebih baik demi kenyamanan masyarakat sekaligus meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Derah) Kota Probolinggo.
“Selamat atas dilaunchingnya Pembayaran Retribusi Parkir Non Tunai QRIS. Melalui pembayaran non-tunai QRIS perparkiran, masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai. Penerapan QRIS perparkiran akan memudahkan petugas parkir dilapangan karena petugas parkir tidak perlu lagi melakukan penyetoran dan tidak perlu melakukan perekapan secara manual. Pembayaran QRIS ini diharapkan akan dapat meminimalisir kebocoran dari sektor retribusi parkir,” ungkapnya
Dr. Aminuddin berharap kesejahteraan juru parkir Kota Probolinggo meningkat karena semakin banyaknya yang parkir, Selain itu juga sebagai bukti perhatian dan kepedulian pemerintah kepada juru parkir. “Sejalan dengan ini, terus berbuat yang terbaik untuk kesejahteraan juru parkir dan masyarakat Kota Probolinggo. Saya titip ini menjadi PAD, dengan tujuan memaksimalkan seluruh tugas dan fungsi,” pungkasnya
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Probolinggo, Agus Efendy, mengatakan launching retribusi parkir non tunai ini dalam rangka program 100 hari kerja bapak walikota.Alasan lain munculnya pembayaran non tunai itu ialah adanya perkembangan proses pembayaran digitalisasi.
“Nantinya beberapa titik lokasi parkir seperti di Jalan Suroyo akan diberikan pilihan pembayaran retribusi parkir non tunai.Semua jenis parkir di Kota Probolinggo kedepan melalui program non tunai/qrispy,” ujarnya
Pembayaran retribusi parkir non tunai ini menggandeng Bank Jatim Cabang Probolinggo. (Choy)

