BerandaPendidikanBermain Adalah Belajar, Implementasi Kurikulum Merdeka Penuhi Tumbuh Kembang...

Bermain Adalah Belajar, Implementasi Kurikulum Merdeka Penuhi Tumbuh Kembang dan Hak Anak

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO – Kunci pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka yang ada di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yaitu memberikan ruang seluas-luasnya kepada peserta didik di satuan PAUD untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan kodradnya sebagai anak Indonesia.
Hal ini menjadi salah satu tujuan Kurikulum Merdeka karena ingin memberikan sepenuhnya hak anak untuk bisa tumbuh, berkembang dan memperoleh layanan pendidikan secara tepat.

Karakteristik Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran yang fleksibel. Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan masing-masing peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.

Kepala Sekolah TK Saila Smart School,Novita Ariyati menyampaikan,melalui Kurikulum Merdeka, proses pembelajaran di sekolah menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi peserta didik dan guru diberikan keleluasaan dalam memberikan pelajarannya kepada siswanya. Kurikulum Merdeka berusaha mengembalikan pendidikan ke marwah sesungguhnya, mengembalikan pembelajaran yang berfokus pada anak.

“Kurikulum Merdeka tingkat PAUD sering disebut dengan Merdeka Bermain karena proses pembelajarannya yang bertujuan agar anak memiliki persepsi bahwa belajar itu menyenangkan, bukan memberatkan.

Dalam konteks Pendidikan anak usia dini, Merdeka Belajar itu adalah Merdeka Bermain. Karena bermain adalah belajar. Terdapat tiga opsi implementasi kurikulum ini yang bisa dilaksanakan di sekolah, yaitu Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi,” ujarnya. Kamis (14/12/23).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah, S.Si., M.Pd mengatakan karakteristik utama Kurikulum Merdeka di satuan PAUD/TK di antaranya adalah Menguatkan kegiatan bermain yang bermakna sebagai proses belajar. Menguatkan relevansi PAUD/TK sebagai fase fondasi atau bagian penting dari pengembangan karakter dan kemampuan anak serta kesiapan anak bersekolah di jenjang selanjutnya.

“Menjadi dasar utama lahirnya jenjang Pendidikan Anak Usia Dini yaitu untuk mengembangkan seluruh potensi anak dengan pondasi yang mencakup lingkup perkembangan nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni. Tujuan program PAUD /TK adalah agar anak memiliki kesiapan mengikuti pendidikan lebih lanjut,” jelasnya. (Choy)