Angin Kencang dan Gelombang Tinggi: Harga Ikan Melonjak

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Probolinggo dalam sepekan terakhir membuat nelayan sulit melaut. Angin kencang dan gelombang tinggi menjadi alasan utama para nelayan memilih tidak turun ke laut. Akibatnya, jumlah ikan ke pasar tradisional mulai terganggu.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pedagang ikan. Lilis, salah satu penjual ikan di Pasar Kronong menyebutkan bahwa stok ikan yang tersedia sekarang sangat terbatas, hanya ada jenis tongkol dan lainnya dalam jumlah kecil.

“Cuaca sekarang buruk, nelayan susah ke laut karena sering badai. Ikan yang masuk ke pasar berkurang, biasanya banyak, sekarang cuma ada tongkol dan lele,” ujarnya, Rabu (16/7/2025) pagi.

Naiknya harga ikan ini membuat daya beli masyarakat ikut menurun. Beberapa pembeli terpaksa mengurangi jumlah belanjaan mereka karena harga tak lagi seperti biasa.

Selain berdampak pada pedagang, cuaca buruk ini juga membuat banyak nelayan terpaksa berhenti mencari nafkah sementara waktu. Beberapa bahkan memilih pekerjaan lain untuk sementara, demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Pedagang berharap cuaca segera membaik agar aktivitas melaut kembali normal dan harga ikan kembali stabil seperti biasa. Untuk saat ini, mereka hanya bisa bertahan dan menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article