Wali Kota Probolinggo Secara Simbolis Salurkan Beras untuk 16.968 Keluarga Penerima Manfaat

Must read

KOTA PROBOLINGGO – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin didampingi Camat Kanigaran,Purwantoro dan Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo,Kuswadi secara simbolis menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Oktober dan Nopember tahun 2025, di Kelurahan Tisnonegaran Kecamatan Kanigaran.Kamis ( 20/11/2025) pagi
Sebanyak 16,968 PBP ( Program Bantuan Pangan ) disiapkan untuk disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).Meliputi beras sebanyak 339.380 kilogram dan minyak goreng sebanyak 67.872 liter
Wali Kota Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ini.
Menurutnya, komoditas pangan adalah kebutuhan pokok masyarakat. Gangguan terhadap ketersediaan bahan pangan dapat berdampak serius terhadap pasokan dan harga di pasaran. Karena itu, program ini menjadi bagian dari strategi nasional Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Strategi Bapanas ini mencakup penguatan sistem logistik nasional, stabilisasi harga di tingkat produsen dan konsumen, perluasan akses informasi pasokan dan harga, serta penguatan kelembagaan pangan yang inklusif.
Di tingkat daerah, strategi tersebut diwujudkan melalui penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Di Kota Probolinggo,tiap keluarga akan menerima masing-masing 20 kilogram beras, dan minyak goreng 4 liter yang merupakan alokasi gabungan bulan Oktober hingga Nopember 2025.
“Kita berharap dengan bantuan ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan beras, sekaligus menghindari kerawanan pangan dan menekan gejolak harga beras di daerah,” kata Wali Kota.
Beras yang disalurkan memiliki kualitas beras yang telah dinilai baik oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Probolinggo..
“Kita ingin memastikan Kota Probolinggo aman dari praktik-praktik yang merugikan. Kami terus melakukan komunikasi dengan Bulog, Pemprov Jatim, serta lembaga penegak hukum untuk memantau situasi pasar,” tegasnya.
Kepala Cabang Bulog Sub Divre VIII Probolinggo, Kuswadi di kesempatan yang sama, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung distribusi bantuan dan stabilisasi harga melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Saat ini, stok beras yang tersedia di tiga gudang utama mencapai 12.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 36 bulan ke depan.
“Kami memastikan bahwa stok beras dalam kondisi sangat mencukupi. Saat ini, tersedia sekitar 12.000 ton beras yang tersimpan di tiga gudang utama kami, cukup untuk kebutuhan selama tiga tahun ke depan. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak kesulitan memperoleh beras dengan harga terjangkau,” ungkapnya.
“Saya sangat bersyukur dapat bantuan ini. Alhamdulillah, ini sangat membantu kami di tengah harga-harga sembako lagi mahal,” ujar Sulastri, salah satu penerima manfaat dari Kelurahan Tisnonegaran.  (Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article