Pasar Kronong Sepi: Banyak Pedagang Berjualan di Pinggir Jalan, Wali Kota Aminuddin: Akan Kami Tata Ulang

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo akan menata ulang tempat berjualan di Pasar Kronong yang kini dinilai tidak tertib. Sebelumnya, Walikota yang akrab disapa Pak Dokter tersebut mendapat keluhan dari pedagang Pasar Kronong saat sidak harga juga terkait banyaknya pedagang atau penjual yang dinilai tidak tertib karena berjualan di luar pasar.

Hal itu membuat dampak ekonomi menurun bagi pedagang yang berjualan di dalam pasar karena banyak calon pembeli yang tidak mampir ke pasar. Selain itu, akses jalan ke pasar menjadi macet dan kawasan menjadi kumuh akibat banyak pembeli yang berhenti sembarangan di lapak-lapak pedagang luar.

Walikota Aminuddin tinjau Pasar-pasar Tradisional di Kota Probolinggo,usai mengecek pasar, Ia mengaku banyak pedagang yang berjualan di luar pasar karena lapak utama para pedagang berada di dalam pasar sehingga banyak calon pembeli yang enggan untuk berbelanja.

“ Oleh karenanya, pihaknya bakal mengatur kembali lapak-lapak yang ada di Pasar Kronong. Dengan begitu, para pedagang yang kebanyakan pedagang sayur itu tidak risau dan kegiatan jual-beli bisa nyaman dilakukan.

dr Aminuddin menegaskan, kondisi itu perlu ditata ulang, sehingga Pemkot Probolinggo akan berusaha berkoordinasi agar pedagang dan pembeli bisa nyaman. Di sisi lain, dia berharap upaya-upaya tersebut bisa membuat para pedagang tidak lagi berjualan di luar.“ Kami akan tata lagi, nanti diinventarisasi sehingga tadi yang kosong akan diisi,” ungkapnya, Rabu (16/7/2025).

Beberapa pedagang yang tidak mau disebut namanya mengatakan, berjualan di luar pasar tidak memberikan dampak ekonomi bagi pedagang utama serta mengganggu kenyamanan lalu lintas. “Di luar banyak pedagang kaki lima (PKL), di sana tidak ada retribusi, terus di dalam ada retribusi, otomatis di dalam pada menjerit,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, banyak penjual yang merasa sepi karena kalah saing dengan pedagang di luar. “Karena di luar itu mudah, segalanya bisa mudah, membeli pakai motor pun bisa (tanpa harus berhenti untuk parkir),” katanya.

Para pedagang berharap Pemkot Probolinggo untuk memperhatikan permasalahan tersebut, mengingat banyak yang semakin nekat berjualan di luar pasar.Mereka mengaku tidak semua pedagang yang berjualan di luar pasar adalah pedagang dari Pasar Kronong.

Pedagang di luar sangat merugikan pedagang di dalam karena mereka tidak memberikan kesempatan pembeli untuk tahu dagangan yang ada di dalam pasar. Selain itu, pedagang luar juga tidak memenuhi kewajibannya, yakni membayar retribusi seperti pedagang di dalam. (Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article