Lucky Hakim, hadir secara langsung untuk menyerahkan hadiah kepada para juara, yang disambut dengan antusias oleh warga setempat.
Turnamen ini berhasil mengukuhkan Aris dari Kelurahan Lemah Mekar sebagai juara pertama, disusul oleh Cahrozi dari Desa Brondong di posisi kedua, dan Rudi dari Karangampel di posisi ketiga.
Para pemenang menerima piala serta hadiah uang pembinaan masing-masing sebesar 3 juta, 2 juta, dan 1 juta rupiah.
Kemenangan ini menandai langkah awal dalam upaya melahirkan calon master catur dari Indramayu yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Kehadiran Lucky Hakim di acara puncak turnamen tersebut menambah semarak suasana. Ratusan warga dari Desa Singajaya dan sekitarnya memadati lokasi acara untuk menyaksikan langsung penyerahan hadiah oleh Lucky, sekaligus berkesempatan berfoto bersama.
Dalam sambutannya, Lucky menyatakan rasa bangganya terhadap para peserta dan penyelenggara yang telah sukses mengadakan turnamen ini.
“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Catur Merah Putih ini. Ini adalah langkah yang luar biasa untuk mengasah potensi dan bakat catur anak-anak muda Indramayu.
Saya berharap, dari turnamen ini, akan lahir master catur yang bisa membawa nama Indramayu ke kancah nasional,” ujar Lucky dengan semangat.
Selain memberikan hadiah, Lucky juga berpartisipasi dalam sesi diskusi bersama warga, mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan.
Beberapa warga menyampaikan harapan mereka tentang pentingnya penyelenggaraan turnamen serupa secara rutin dan perlunya fasilitas latihan untuk meningkatkan keterampilan catur di Indramayu.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama, mempererat rasa kebersamaan dan persatuan di antara warga. Turnamen Catur Merah Putih ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momen penting dalam memperkuat solidaritas dan semangat juang di kalangan masyarakat Indramayu.(*)

