Trump Ancam Tarif Tinggi Produk Prancis, Macron Tolak Dewan Perdamaian Gaza

Must read

WASHINGTON || Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman pengenaan tarif sangat tinggi terhadap produk Prancis jika Presiden Emmanuel Macron benar menolak undangan Washington untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza, badan internasional yang diinisiasi AS guna mengakhiri konflik di wilayah tersebut.

Ancaman itu disampaikan Trump dalam konferensi pers usai menghadiri kompetisi olahraga perguruan tinggi di Miami, Florida, Senin. Menanggapi laporan bahwa Macron menolak bergabung, Trump sempat mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

“Apakah benar ia berkata demikian?” ujar Trump saat ditanya wartawan. Ia kemudian menambahkan bahwa Macron tidak lagi memiliki pengaruh besar karena masa jabatannya akan segera berakhir.

Trump mengatakan, apabila penolakan itu benar, ia mempertimbangkan untuk menetapkan tarif hingga 200 persen terhadap produk unggulan Prancis, khususnya anggur dan sampanye. Menurut Trump, langkah tersebut bisa membuat Macron berubah sikap, meski ia menegaskan bahwa bergabungnya Macron bukanlah sebuah keharusan.

Media Prancis BFM melaporkan, berdasarkan sumber internal, Macron memang berencana tidak menerima tawaran Trump untuk duduk dalam Dewan Perdamaian Gaza. Presiden Prancis disebut khawatir badan tersebut akan melampaui mandat isu Gaza dan berpotensi melemahkan peran serta struktur Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Gedung Putih sebelumnya, pada Jumat (16/1/2026), mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza sebagai bagian dari implementasi 20 poin rencana Trump untuk mengakhiri perang Israel–Gaza secara permanen dan memulai rekonstruksi wilayah tersebut.

Dewan itu dirancang untuk memberikan pengawasan strategis, memobilisasi sumber daya internasional, serta memastikan akuntabilitas dalam masa transisi Gaza dari konflik menuju perdamaian dan pembangunan.

Selain itu, Amerika Serikat juga membentuk Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, Dewan Eksekutif pendiri, serta Dewan Eksekutif Gaza sebagai bagian dari fase lanjutan Rencana Komprehensif Trump untuk Gaza. Sejumlah pemimpin dunia turut diundang untuk bergabung, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (rih)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article