Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Melawi

Must read

MELAWI || Upaya pencarian intensif terhadap HD (14), seorang santri Pondok Pesantren Tahfidz Bustanul Qur’an yang dilaporkan tenggelam di tepian Sungai Pinoh, Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh, akhirnya membuahkan hasil. Setelah pencarian yang berlangsung sejak Kamis (12/3/2026), korban berhasil ditemukan di aliran sungai wilayah Desa Nanga Kayan pada Jumat pagi (13/3/2026).

Kapolres Melawi Polda Kalbar, AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, melalui Ps Kasubsi Penmas Sie Humas Aipda Arbain, menjelaskan bahwa proses pencarian langsung digulirkan pada Kamis pagi sesaat setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat setempat.

“Pada hari pertama, pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Melawi, Polsek Nanga Pinoh, TNI Koramil Nanga Pinoh, BPBD Kabupaten Melawi, dan Basarnas Kabupaten Sintang. Tim menyisir sungai hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan,” terang Aipda Arbain.

Titik terang pencarian muncul pada Jumat (13/3/2026) pagi. Call Centre 110 Polri menerima laporan cepat dari warga yang kebetulan sedang melintas di kawasan Sungai Melawi, Desa Nanga Kayan, yang melihat keberadaan korban.

“Berbekal informasi dari masyarakat melalui Call Center 110 tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi penemuan di Desa Nanga Kayan,” jelasnya.

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis. Menggunakan speedboat 40 PK milik Bhabinkamtibmas, jenazah korban ditarik dari perairan dan langsung dilarikan ke RSUD Melawi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Setelah seluruh proses selesai, jenazah HD diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Atas kejadian memilukan ini, Kapolres Melawi menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kejadian ini juga diharapkan menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya kehati-hatian saat beraktivitas di sekitar sungai.

“Bapak Kapolres Melawi menyampaikan turut berduka cita, semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan serta kekuatan. Kita semua harus selalu berhati-hati, bahaya bisa mengancam tidak mengenal tempat dan waktu,” ujar Aipda Arbain.

Lebih lanjut, Kapolres Melawi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi tanpa lelah dari tim gabungan (Polri, TNI, BPBD, dan Basarnas) serta partisipasi aktif warga Nanga Kayan. “Kepada masyarakat yang telah peduli, melapor, dan membantu mengevakuasi korban, kami mengucapkan banyak terima kasih. Semoga kebaikan ini menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua,” tutupnya.(jnr)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article