Terobosan Baru, Cegah Pencemaran Laut, UPT PPP Mayangan Lakukan Pilah Sampah Jadikan Nilai Ekonomis

Must read

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO – Nilai ekonomi sebuah pantai atau pesisir akan lebih maksimal apabila kawasan tersebut bebas dari sampah laut. Ini didapatkan dari dampak positifnya bagi perikanan dan pariwisata. Sejumlah pihak harus terus didorong untuk kreatif mengupayakan peniadaan sampah di laut dengan menjalankan target pengurangan sampah laut.

Ka.UPT PPP Mayangan,Jadmika Sufiadi S.Pi M.Ap melalui Kasi Takel (Tata Kelola), Dodit Waluyo, S.Pi berinovasi dengan menyusun strategi penanganan sampah khususnya sampah plastik yang berasal dari aktivitas masyarakat di laut.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk nyata komitmen UPT PPP Mayangan Probolinggo dalam mendukung Rencana Aksi Nasional (RAN) terkait pengelolaan dan pengurangan sampah di laut sebesar 60% pada tahun 2025.

“Salah satu strategi untuk mengurangi sampah plastik di laut tersebut ialah dengan mengolah sampah melalui pemilahan baik sampah plastik,.sampah organik dan lainnya untuk menjadikan sebuah nilai ekonomis, Untuk itu, ia berharap agar masyarakat nelayan juga pengunjung bisa lebih sadar dalam mengelola sampah. Dengan begitu masyarakat juga turut serta menjaga ekosistem pesisir dan laut bisa bebas dari sampah” ujar Dodit. Jumat (14/6/24) pagi.

Terlihat pekerja pemilah sampah tengah berjibaku memilah sampah yang sudah didaratkan di Dermaga Perikanan Mayangan, Kelurahan Mayangan Kecamatan Mayangan
Sebelumnya, sampah-sampah tersebut didapatkan oleh petugas kebersihan dari penyisiran menggunakan roda tiga di wilayah PPP Mayangan.

Dari kendaraan tersebut sampah yang mulanya mencemari lingkungan pantai tersebut kemudian dipindahkan ke dermaga di TPS (Tempat Pembuangan Sampah).

Bukan hanya memilah, sebagian dari pekerja kebersihan itu juga ada yang membersihkan sampah yang mengambang di dermaga perikanan. Mereka saling bergotong-royong menyisir sampah di sela-sela kapal perikanan.
Salah satu pekerja,Marto mengatakan, saat musim hujan volume sampah yang mencemari perairan laut menjadi lebih banyak dibandingkan dengan musim kemarau.

Salah satu penyebabnya adalah karena sebagian besar perilaku masyarakat masih belum sadar terhadap lingkungan. Adapun untuk timbunan sampah yang paling banyak ditemukan saat musim hujan yaitu jenis sampah plastik. Selain itu, ada juga ranting kayu dan lainnya.

Guna mengurangi sampah plastik di laut dengan target pengurangan hingga 60% di tahun 2025 UPT PPP Mayangan juga terus aktif berkontribusi dan bekerjasama dengan berbagai pihak.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_img

Latest article