Proyek Pembangunan Hanggar Mesin RDF Alami Keterlambatan 9 Persen, Komisi III DPRD Minta Segera Dikebut

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Komisi III DPRD Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan hanggar penguraian sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bestari Kecamatan Mayangan

Pembangunan hanggar mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di TPA Bestari harus rampung akhir November 2025.

Komisi III DPRD Kota Probolinggo pun mendorong pengerjaan dikebut. Sebab, progresnya telat 9 persen.Kondisi itu diketahui saat Komisi III sidak ke TPA Bestari, Rabu (22/10/2025) pagi.

Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muklas Kurniawan, bersama sejumlah anggota komisi. Rombongan disambut oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Retno Wandansari.

Anggota Komisi III, Robit Riyanto, menyebutkan bahwa temuan keterlambatan 9 persen perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana agar penyelesaian proyek tepat waktu

“Kami mendorong pelaksana proyek untuk menambah tenaga kerja (Man Power) dan mempercepat progres. Jangan sampai kontrak terputus, karena dampaknya akan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Proyek pembangunan hanggar pengelolaan sampah itu dikerjakan oleh CV Ika Mulya Cipta Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp1,9 miliar dan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

Sementara itu, Ketua Komisi III, Muklas Kurniawan, menegaskan pihaknya akan terus mengawal pengerjaan proyek hingga selesai. Setelah hanggar rampung, akan dipasang mesin Refuse Derived Fuel (RDF) yang berfungsi mengolah sampah hingga 100 ton per hari.

“Kami ingin memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan bisa segera beroperasi. Mesin RDF ini akan sangat membantu pengurangan timbunan sampah di TPA Bestari,” tegasnya.

Sebagai informasi, proyek pembangunan hanggar penguraian sampah ini merupakan bagian dari program peningkatan pengelolaan lingkungan oleh DLH Kota Probolinggo.

Sampah yang masuk nantinya akan dikeringkan untuk menurunkan kadar air sebelum diolah menjadi keripik sampah, bahan bakar alternatif ramah lingkungan bagi pabrik semen.

Dalam satu hari, mesin RDF ini diproyeksikan mampu mengolah 70 ton sampah baru dan 20 ton timbunan lama di TPA Bestari, sehingga diharapkan dapat menekan volume sampah secara signifikan.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article