KOTA PROBOLINGGO || Para Ibu-ibu di Kota Probolinggo memiliki cara unik untuk memperingati Hari Kartini. Sebagai bentuk terima kasih kepada Kartini, mereka rela senam dengan mengenakan kebaya, baju adat Jawa, Jumat (25/4/2025) pagi.
Bukannya merasa kesulitan, mereka malah terlihat bebas dalam bergerak. Malah mereka terlihat begitu bersemangat dalam mengikuti senam yang diselenggarakan di Lapangan Bola Stadion Bayuangga
dr. Evariani, M.Kes, Ketua TP PKK Kota Probolinggo yang menjadi salah satu peserta mengatakan bahwa para ibu – ibu sangat antusias untuk mengikuti senam memperingati hari Kartini.
“Hari ini ibu-ibu senam berkebaya juga bapak bapaknya dengan menggunakan pakaian sakera untuk memperingati Hari Kartini, senang sekali karena kita biasanya menggunakan baju lainnya. Kita tidak kesulitan bergerak, kembali ke kodrat wanita karena kita sudah terbiasa,” ujarnya.
Istri Walikota Probolinggo itu pun mengajak perempuan di Kota Probolinggo agar bisa berdaya saing. “Untuk mengingatkan kembali kepada semua perempuan. Mari kita menumbuh kembangkan diri kita terus menjadi perempuan yang berdaya saing,” ujar Ketua TP PKK itu.
Ini membuktikan perempuan bisa menghadapi apapun yang terjadi di masa depan. Pemkot Probolinggo menurut dr Evariani juga akan turut mendukung kemajuan perempuan di Kota Probolinggo.
“Apapun permasalahannya kita harus mampu menghadapinya. Mari berdayakan diri mampu bersinergi dengan pemerintah, menjadi mitra dalam pembangunan dengan memiliki ekspresi yang positif,” tuturnya.
Peserta Lainnya, Trias mengatakan . Alhamdulillah banyak yang antusias untuk mengikuti Senam Ceria Berkebaya, hari ini kita sengaja mengenakan baju kebaya untuk memperingati hari Kartini,” ujar Trias.
Ia menambahkan, menggunakan kebaya tidak menghalangi kami juga para ibu untuk bergerak bebas, baik senam maupun berkegiatan yang lain. Usai senam, ibu-ibu ini langsung menikmati hasil UMKM setiap Kecamatan,” imbuhnya.(Choy)

