KOTA PROBOLINGGO || Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin, secara resmi membuka Pos Lansia pertama yang berlangsung di Halaman Museum dr. Mohammad Saleh Jalan Dr Saleh Kecamatan Kanigaran. Acara ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ( HALUN) ke-29, Sabtu (31/5/2025) pagi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo terus memperkuat pendampingan dan pemberdayaan bagi para lanjut usia (lansia) melalui program Germas Lansia. Oleh sebab itu, dengan adanya pemberdayaan bagi lansia, mereka diharapkan tetap sehat dan berkualitas.Ratusan lansia pun berkumpul untuk memperingati HLUN 2025.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo,dr. Aminuddin beserta Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani menghampiri dan menyapa para lansia. Kegiatan diawali dengan tampilan tari line dance juga layanan pemeriksaan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh para lansia.
Mengusung tema “ Membangun Masyarakat Yang Ramah Lansia”, acara ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung kesehatan dan kemandirian para lansia lewat program Germas Lansia.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sekda drg. Ninik Ira Wibawati,para OPD terkait ,Direktur RS Moh Saleh dan RS Ar Rozy dan para Camat hadir langsung menyaksikan peresmian pos lansia.
Hadir pula, komunitas lansia dari PWRI, Gerontologi Abiyoso, dan Kader Posyandu yang menyemarakkan kegiatan dengan senam juga komunitas linedance.
Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menyampaikan, gerakan cinta lansia ini sebagai wujud perhatian,empati, dukungan kesehatan lansia,menanamkan nilai hormati lansia dan mempromosikan gaya hidup lansia. Hal ini selaras dengan misi pos lansia museum Dr,Saleh bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat lansia untuk berperan aktif program program pemerintah,” ujar Aminuddin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Nurul Hasanah menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka memperkuat peran masyarakat dalam pelayanan kesehatan lansia sekaligus mengembangkan pemberdayaan masyarakat yang ada di Kota Probolinggo.
“Penyakit kronis dan degeneratif menjadi tantangan besar. Maka deteksi dini sangat penting. Pos Lansia ini buka setiap Sabtu dan Minggu pukul 07.00–11.00 WIB. Fasilitasnya terdiri dari ruang pendaftaran, ruang pemeriksaan, hingga laboratorium mini,” terang dr. Nurul.
Nurul Hasanah menekankan pentingnya peran seluruh pihak, khususnya dinas terkait dan pemangku kepentingan lainnya, dalam memastikan bahwa para lansia dapat hidup sehat dan mandiri, terutama seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup,” pintanya.
Kegiatan juga diisi dengan lomba menulis surat untuk lansia, pemberian bantuan untuk kader Posyandu, hingga talkshow kesehatan bersama dr. Asih Aprilya dari RSUD dr. Moh. Saleh. Tak hanya itu, para pelaku UMKM juga ikut meramaikan. (Choy)

