KOTA PROBOLINGGO || Pembangunan infrastruktur jalan di JLU (Jalur Lingkar Utara) Kecamatan Mayangan merupakan kebutuhan vital yang harus segera dipenuhi oleh pemerintah. Jalan yang memadai tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di suatu daerah. Namun, kondisi berbeda dirasakan oleh warga sekitar.
Jalur Lingkar Utara (JLU) di wilayah tersebut telah mengalami kerusakan cukup parah tanpa ada perhatian dari pemerintah daerah maupun propinsi. Hal ini menyebabkan berbagai aktivitas masyarakat menjadi terhambat dan memicu keresahan warga setempat.
Salah seorang pengendara, Hartono mengatakan, jalan di seputaran JLU mengalami rusak Kondisi jalan yang berlubang, kecil, dan di kiri kanan bertebing. “Sehingga membuat kami khawatir saat berkendara,” kata Hartono, Minggu (18/5/2025) sore.
Ia juga menambahkan rasa kecewanya terhadap pemerintah yang dinilai tidak adil dalam pembangunan infrastruktur. “Saya merasa daerah kami seperti dianaktirikan. Di daerah lain jalan sudah bagus dan mulus, tapi di sini jalan banyak mengalami kerusakan dan berlubang,” ujarnya.
Kondisi ini bahkan sempat memicu insiden yang membahayakan warga. Sebab beberapa waktu lalu, ada warga yang hampir jatuh karena menghindari lubang tersebut.
Warga lainnya berharap pemerintah propinsi maupun daerah segera mengambil langkah untuk memperbaiki jalan tersebut. “Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan di daerah JLU ini. Jalan ini penting untuk keselamatan dan kelancaran aktivitas bagi pengendara” dia mengatakan.
Dengan situasi seperti ini, warga Kota Probolinggo menantikan perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah demi mewujudkan infrastruktur yang layak dan merata di seluruh wilayah.(Choy)

