BerandaNewsPecahkan Rekor MURI, Kodim Probolinggo Bersama Pemkot Probolinggo Gelar...

Pecahkan Rekor MURI, Kodim Probolinggo Bersama Pemkot Probolinggo Gelar Makan Soto Koya Bareng Masyarakat, 8000 Porsi Lho!

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO – Kodim 0820/Probolinggo bersama Pemerintah Kota Probolinggo menggelar makan soto koya bareng, kegiatan yang masuk dalam rekor muri tersebut merupakan rangkaian dalam menyemarakan peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo (HADI PRO) ke 664 tahun 2023.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto, dalam sambutanya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada jajaran forum kordinasi pimpinan daerah Kota Probolinggo yang telah hadir dalam kegiatan makan soto koya bareng ini.
“Alhamdulillah dalam kegiatan yang menyediakan 8.000 porsi soto koya untuk kita makan bareng ini tercatat dalam rekor muri,” kata Letkol Heri Budiasto, Rabu (6/9/23).

Dandim menambahkan bahwa gelaran makan soto koya bareng ini merupakan suatu kebanggaan bagi dirinya sebagai Dandim 0820, baru pertama kali ini Walikota mengadakan kegiatan di rumah dinas Dandim dengan dilanjutkan acara penganugerahan rekor Muri tersebut dilakukan di dalam kediaman Dandim 0820 dan ini luar biasa.

“Semoga ini menjadi contoh bagi wilayah yang lain, Kegiatan makan soto koya bareng ini muncul disaat kami bersama forkopimda ngobrol-ngobrol santai dan merupakan kebanggaan buat kami selaku Dandim 0820/Probolinggo,”ujarnya.

Perwira asal solo ini mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyampikan kepada semua keluarga besar Kodim 0820/Probolinggo harus bisa bermanfaat untuk masyarakat, jadi kalau sudah ada kegiatan yang melibatkan masyarakat berarti pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Kodim sudah berjalan dengan baik.

“Ada 3 pesan dari komandan atas yakni membantu mensukseskan program pemerintah, berusaha untuk mencari kesulitan masyarakat mencarikan solusi dan menciptakan kegiatan yang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya.

Dandim menegaskan tujuan dari kegiatan makan soto koya bareng ini untuk memberdayakan pedagang kaki lima (PKL) dan usaha kecil menengah (UKM) yang bergerak di bidang kuliner.
Saya berharap kegiatan ini dapat mendorong usaha khas kuliner kota Probolinggo untuk lebih berkembang dan memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, Alhamdullilah event ini juga tercatat di rekor muri.

“Mari bersama-sama kita jaga dan lestarikan budaya dan kuliner khas Kota Probolinggo sebagai upaya memberikan hiburan juga peningkatan perekonomian bagi masyarakat Kota Probolinggo,” pinta Letkol Heri. (Choy).