KOTA PROBOLINGGO || Para Relawan Dapur Gizi Gratis SPPG Sukabumi 2, yang beroperasi sejak 19 Agustus di Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mengeluhkan belum terima hak upah atau honor. Dapur gizi yang berada di bawah naungan Yayasan Garda Rejowangi Bela Bangsa, beralamat di Banyuwangi, tersebut hingga kini masih menghadapi kendala teknis dalam proses pencairan dana dari pihak pusat, Rabu (26/11/2025).
Dampak dari persoalan tersebut, operasional dapur gizi SPPG Sukabumi 2 telah terhenti sementara, dan para relawan belum memperoleh kejelasan mengenai kapan hak mereka akan dibayarkan. Padahal, dapur gizi ini selama ini berperan dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Probolinggo.
Seperti yang di keluhkan salah satu relawan SPPG Sukabumi 2,Reza berharap kepada pihak yayasan maupun BGN dapat memberikan penjelasan terbuka dan segera menyelesaikan persoalan ini,
”Kami hanya menginginkan hak atau honor kami para relawan semua di bayarkan, karena keterlambatan pembayaran ini sangat berdampak terhadap kebutuhan hidup kami,juga keluarga, ” pintanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Yayasan Garda Rejowangi Bela Bangsa terkait waktu pencairan dana serta rencana pemulihan operasional Dapur Gizi Gratis SPPG Sukabumi 2 kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.(Choy)

