Mega Korupsi Pertamina, Ahok: Saya Sudah Marahi Mereka, Tapi Tetap Ngeyel

Must read

JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya angkat bicara soal dugaan mega korupsi di tubuh PT Pertamina (Persero) Tbk. Eks Komisaris Utama Pertamina itu menyatakan kesiapannya untuk dimintai keterangan oleh Kejaksaan Agung. Ia tak segan mengungkap tabiat para tersangka kasus yang merugikan negara Rp193,7 triliun, termasuk Riva Siahaan, Maya Kusmaya, dan Yoki Firnandi.

Ahok mengaku sejak lama sudah mencium gelagat tak beres dalam tata kelola minyak mentah dan produksi kilang di PT Pertamina Patra Niaga. Namun, sebagai komisaris, peringatannya kerap diabaikan. “Dimarahi paling pintar. Dimarahi cuma diam, ngeyel nggak dikerjain. Minggu depan datang, sama lagi,” ujarnya dalam sebuah wawancara yang dikutip dari YouTube Liputan6, Minggu (1/3/2025).

Di sisi lain, pernyataan Ahok menuai respons keras. Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menilai mantan Komisaris Utama Pertamina itu seharusnya turut bertanggung jawab. “Kamu komisaris utama, gaji miliaran di Pertamina. Tugas komisaris itu mengawasi. Sekecil apa pun pelanggaran, apalagi ini mega pelanggaran, harusnya lu tahu,” kata Hotman dalam unggahan di Instagram, Minggu, 2 Maret 2025.

Hotman bahkan menyarankan Ahok meminta maaf kepada publik dan, jika perlu, mengembalikan gajinya selama menjabat. “Jangan ngotot kamu. Emang lu siapa sih di Indonesia ini, Ahok?” ujarnya.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi di Pertamina terus bergulir. Kejaksaan Agung masih mendalami peran pihak-pihak yang terlibat dalam skandal yang diduga berlangsung sejak 2018 hingga 2023 itu. (iha)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article