Media Ghatering: Riset Hasil Pilkada Serentak Tahun 2024, Ini Kata Ketua KPU Radfan Faisal

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Media Gathering bersama Jurnalis Kota Probolinggo digelar di Hall Barel Cafe,Jalan Mayjen Haryono Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan.

Bersama para awak media, KPU Kota Probolinggo melakukan diskusi publik dengan tema “Riset Hasil Pilkada Serentak Tahun 2024 untuk Perbaikan Kualitas Demokrasi”. Hal ini sebagai sarana penyampaian informasi dan sosialiasi terkait hasil riset dari pelaksanaan Pilkada Serentak di Kota Probolinggo.

Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faisal, mengatakan pihaknya selama ini menampung masukan dari berbagai pihak baik akademisi, ormas, parpol, pemantau Pemilu dan pemangku kepentingan lainnya, sebagai evaluasi dari setiap tahapan Pilkada yang telah dilalui.

“Kita sering mengundang para awak media, juga sebagai bahan evaluasi kami dari sudut pandang kawan-kawan jurnalis, terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024. Meskipun sifatnya kami melaksanakan regulasi, tapi masukan dari berbagai pihak ini tetap kami tampung,” ujar Radfan, Selasa (22/4/2025).

Riset dari hasil Pilkada Serentak tahun 2024, meliputi pendidikan politik bagi pemilih, perbaikan data administrasi kependudukan, sosialisasi tahapan Pilkada, tingkat partisipasi masyarakat, hingga regulasi yang bisa saja sewaktu-waktu berubah saat tahapan Pilkada sedang berlangsung.

Dari hasil riset tersebut, diharapkan dapat menjadi acuan bagi KPU Pusat dan DPR RI sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan dan regulasi terkait Pemilu dan Pilkada di masa akan datang.

Sementara itu, Pemateri, Abdus Salam, menyebutkan kualitas Pemilu dan Pilkada untuk sistem demokrasi yang baik, akan tercapai jika seluruh pihak melakukan tugas dan fungsinya secara baik dan benar. Jika hal itu tidak dilakukan, maka kecil kemungkinan hasil Pemilu dan Pilkada akan sesuai harapan bersama.

“Jadi kalau KPU mengajak untuk tolak praktik politik uang, maka parpol dan calon kepala daerahnya ya jangan keluarin amplop. Begitu juga calon pemilihnya, jangan mau menerima pemberian itu. Kalau ini terjadi, maka kualitas demokrasi kita akan semakin baik”, jelas Salam.( Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article