Komitmen Pemkot Tangani Sampah Mulai Dirasakan Warga, Ini Tujuannya

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Dibawah kepemimpinan dr,Aminuddin dan Ina Dwi Lestari, sebagai Walikota dan Wawalikota Probolinggo masalah sampah dan kebersihan menjadi perhatian yang serius. Tidak hanya di hilir saja di TPA , tetapi juga di hulu kini pengelolaan sampah lebih dioptimalkan.

Walikota Aminuddin mengungkapkan, masalah sampah ini memang terus menjadi perhatian serius. Makanya, dirinya bersama dinas terkait memberikan solusi agar sampah di Kota Probolinggo bisa terkelola secara baik dan kebersihan Probolinggo Bersolek bisa terwujud.

“TPA di wilayah Kelurahan Jrebeng Wetan Kecamatan Kedopok dan Wonoasih, sebagai pembuangan akhir sampah sudah kita siapkan. Tidak hanya jalan, tetapi sampah telah menumpuk. Kita gali dan kita bersihkan untuk diangkut ke TPA,” bebernya, Rabu (16/4/25) pagi.

Bukan hanya itu saja, menurutnya tempat rawan sampah kini mobil sampah standbye guna melakukan pengangkutan sampah ke TPA . “Agar pengangkutan sampah dilakukan secara stimultan, tidak menunggu lagi sehingga tidak dibiarkan menumpuk,” tegas Politisi Gerindra ini.

Ke depannya berupaya mencari lokasi baru untuk TPA guna memaksimalkan pengolahan sampah di Kota Probolinggo. Selain itu, telah menjajaki kerja sama bersama sejumlah pihak ketiga guna pengolahan sampah di Kota Mangga dan Anggur ini. “Masalah sampah ini, ke depan akan kita kelola secara maksimal dan optimal. Guna mewujudkan Probolinggo Bersolek,” pinta Aminuddin.

Terlihat juga Dinas PUPR menurunkan alat berat unyuk membantu pengerukan sampah yang menggunung depan Sumber Air Sentong untuk diangkut ke TPA.

“Kita telah melihat upaya Pemkot Probolinggo yang dilakukan Walikota Aminuddin, dalam upaya penanganan sampah dan menjaga kebersihan. Hal itu patut kita apresiasi dan dukung penuh,” ujar Ketua Papesa (Perkumpulan Peduli Sampah) Kota Probolinggo Syaifuddin Zuhri.

Belum lagi, akunya pengangkutan sampah di titik-titik rawan dilakukan secara simultan menempatkan truk-truk sampah depan sumber mata air sentong, agar tidak menumpuk hingga menggunung. Selain itu, di beberapa titik tadinya tempat sampah ilegal sudah bersih, meski masih ada saja masyarakat kurang sadar tetap membuang sampah di lokasi tersebut, ujar Syaifuddin.

Sementara itu, Kadis LH Retno Wandansari berharap agar Camat, Lurah hingga masyarakat sekitar berperan aktif mendukung pengolahan sampah dilakukan Walikota Aminuddin secara masive ini.

“ Kita ingatkan, agar mereka terus menjaga kebersihan di lingkungannya dan memberikan sosialisasi agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan. Termasuk di aliran Sungai Sentong sebagai lokasi pembuangan sampah, karena bisa menyebabkan banjir. Hal itu, telah terjadi dan masyarakat sendiri merugi dan merasakan dampaknya,” jelas Retno.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article