Jaga Transparansi: Ketua RW Dipilih Secara Langsung, Didik Djoko Winarno Raih Suara Terbanyak

Must read

Kota Probolinggo || Pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) di RW 10 Jalan Patiunus Kelurahan Mangunharjo berlangsung layaknya pemilihan umum legislatif dan pemilihan umum presiden. Bahkan, masyarakat siap menagih apabila kepemimpinan Ketua RW yang baru tidak amanah.

Antusiasme warga terlihat sejak sekitar pukul 08.00, tatkala ratusan warga antre di TPS. Adapun para petugas TPS, mulai dari panitia hingga dan saksipun sudah siap melayani warga yang datang untuk memilih Ketua RW mereka.

Layaknya proses pencoblosan, warga yang membawa undangan datang kemudian mendaftarkan diri terlebih dahulu untuk mendapatkan kartu suara. Setelah itu mereka menuju bilik suara dan mencoblos dari empat kandidat Ketua RW yang ada. Kemudian, surat suara tersebut dimasukan ke dalam kotak suara yang dijaga oleh petugas.

Ketua Panitia Pemilihan RW 10,Joko Setiawan menerangkan, pemilihan Ketua RW secara pemilihan langsung merupakan pertama kalinya di lingkungan setempat. Namun bukanlah ajang persaingan, melainkan kebersamaan.

“Tapi jangan salah, kalau nanti Ketua RW yang terpilih tidak amanah.Bagi Ketua RW terpilih harus lebih baik,lingkungan harus aman dan nyaman serta bisa memperjuangkan hak warganya,” ujarnya, Minggu (26/1/25) pagi.

Menurutnya, pemilihan Ketua RW dengan aklamasi atau pemilihan langsung, tidak memiliki perbedaan signifikan. Asalkan masing-masing calon dan ketua yang terpilih dapat menjalankan tugas dengan baik dan amanah. Apabila pemimpin tersebut tidak amanah, maka masyarakat yang akan menjadi korban, segala urusan menjadi rumit dan keberlangsungan hidup sosial menjadi kacau.

287 Pemilih dari warga RT 01-10 akan menentukan siapa di antara empat kandidat menjadi Ketua RW ,” imbuh Joko yang saat bertugas menggunakan baju batik warna hitam dan bawahan celana hitam. Kebetulan pula, tak hanya Joko, petugas pemilihan yang lain, juga mengenakan pakaian yang sama.

Salah satu warga, Budi Santoso mengungkapkan bahwa pemilihan Ketua RW untuk periode 2025-2030, yang diikuti warga dari sepuluh RT ini berlangsung lebih ramai dan meriah daripada pemilihan legislatif dan presiden.

“Sangat demokratis, bahkan mulai sejak pendataan DPT, sudah dipersiapkan dengan baik. Dari proses pemilihan ini, apresiasi warga benar-benar tersalurkan,” tutur Budi.

Sementara warga lainnya,Supri menyambut baik pelaksanaan Pemilihan RW tersebut, apalagi mengadopsi sistem pemilihan langsung.

“Pemilihan secara langsung dan serentak ini memang dikehendaki oleh warga dan ini satu ide yang sangat bagus,” katanya.

Ia berharap siapapaun yang terpilih nantinya sebagai Ketua RW harus didukung penuh oleh seluruh unsur masyarakat sekitar. “Sebab peran Ketua RW pada akhirnya sangat vital karena mereka merupakan ujung tombak pemerintahan,” pintanya.

Untuk diketahui pada pemilihan Ketua RW 10 di Kelurahan Mangunharjo ini ada empat kandidat : Nomor Urut 1,Totok yang juga Petahana memperoleh 78 suara,Nomor Urut 2,Gandys Effendy memperoleh 30 suara,Nomor Urut 3,Mohammad Heruman memperoleh 40 suara dan Nomor Urut 4,Didik Djoko Winarno memperoleh suara terbanyak dengan perolehan 117 suara.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article