BerandaHukum & KriminalIni Foto Tersangka Pelaku Dugaan Penggelapan Sepeda Motor Milik...

Ini Foto Tersangka Pelaku Dugaan Penggelapan Sepeda Motor Milik Tukang Sol di Melawi

Kabarmetro.id, MELAWI – Aditya Prasetya Putra berprofesi sebagai tukang Sol sepatu yang mangkal di jalan Cempaka Nanga Pinoh, Apes, perihal satu-satunya sepeda motor miliknya merk Honda Beat dengan Nomor Polisi KB 6232 Jl warna biru putih yang masih dalam status kredit raib tanpa kejelasan oleh Feri Ahong seorang warga Desa Kenual Kecamatan Nanga Pinoh.

Kepada media ini Adi panggilan sehari-hari katakana, dirinya telah mengadukan kejadian dugaan Penggelapan 1 unit sepeda motor yang terjadi pada hari Minggu tanggal 24 September 2023 sekira pukul 07.30 WIB di Jalan Cempaka Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

“Pada hari Minggu tanggal 23 September 2023 sekira jam 07.30 WIB pagi, saya bertemu dengan Feri alias Ahong di Jalan Cempaka depan Kantor Penggadaian Kecamatan Nanga Pinoh, dan kemudian Feri alias Ahong meminjam sepeda motor milik saya keperluan mencari buah untuk dijualnya kembali,” kata Adi. Senin (2/10/23).

Sepeda motor merk Honda Beat dengan Nomor Polisi KB 6232 Jl warna biru putih dengan Nomor Rangka : MH1JM8112LK191521 dan Nomor Mesin : JM81E1193548, STNK No. 19561154.C a.n : Mery Ismansyah (berlaku s.d 10 November 2025).

“Kemudian saya meminjamkan motor saya tersebut kepada Feri alias Ahong dan berjanji akan mengembalikan motor kepada saya pada sore harinya, sampai pada waktu yang dijanjikannya motor belum juga dikembalikan, keesokan harinya senin 25 September 2023 sekitar pukul 09 pagi, saya bertemu dengan Feri alias Ahong di jalan Cempaka Nanga Pinoh, di lokasi yang sama saat meminjam motor kepada saya, tapi saat itu Feri alias Ahong tidak membawa sepeda motor milik saya, dengan alasan bahwa dirinya mengalami kecelakaan menggunakan sepeda motor saya, saat itu saya minta bukti berupa poto sepada motor saya yang dikatakannya kecelakaan, tapi Feri alias Ahong tidak bisa menunjukan buktinya hingga hari Kamis 28 September,” paparnya.

Pada hari kamis itu juga sekitar jam 10 Adi mencoba menghubungi Feri alias Ahong melalui WhatsApp, dengan mengatakan akan melaporkan dirinya (Feri alias Ahong) ke pihak Kepolisian, dijawab Feri alias Ahong untuk bertemu dengan dirinya sekitar jam 11 siang dijalan Cempaka.

“Saya tunggu hinga jam 2 siang Feri alias Ahong tidak juga datang, bahkan nomor WhatsApp yang digunakan sudah tidak aktif hinga hari jumat tidak juga bisa dihubungi untuk mengetahui kejelasannya keberadaan sepeda motor saya, dan hari jumat itu juga saya buat pengaduan ke Polres Melawi dengan nomor Tanda Bukti Laporan Pengaduan : TBL/152/IX/2023/RES MELAWI,” imbuhnya.
Adi berharap Kepolisian Resort Melawi dapat menangkap dan memproses Feri alias Ahong sesuai hukum yang berlaku, dirinya merasa sangat dirugikan, dikarenakan itu hanya satu-satunya kendaraan yang digunakan untuk mencari nafkah ke pasar. Adi juga menambahkan bahwa dirinya bayar cicilan kredit motor tersebut benar-benar dari penghasilan sol sepatu.

“Kredit hanya tinggal 2 bulan lagi, e malah kejadian begini, susah payah saya kumpulkan uang setiap hari tuk cicilan, semoga Aparat Penegak Hukum cepat menangkap Feri alias Ahong,” keluhnya. (Tim)