KOTA PROBOLINGGO || Gerakan Gotku Resik menjadikan semangat untuk menjaga kebersihan lingkungan terus menggelora di Kota Probolinggo. Pemkot Probolinggo melalui BPBD kembali menggelar program serupa, kali ini dengan melibatkan lebih banyak warga di wilayah RW 2 Kelurahan Jati bersama Bhabinsa Kodim 0820/Probolinggo juga para RT setempat, Rabu (28/5/2025) sore.
Lurah Jati secara langsung turut serta dalam kegiatan tersebut. Titik utama yang menjadi fokus adalah aliran sungai yang ada di RT 1 dan 2 wilayah RW 2 di Kelurahan Jati, warga setempat bersama BPBD dan relawan Formalis (Forum Masyarakat Peduli Sungai) membersihkan aliran sungai sepanjang 300 meter.
Terlihat, Lurah Jati,Dedy Ristantama turut serta dalam membersihkan rumput menggunakan celurit, sembari juga berbincang dengan warga untuk mengetahui kondisi di lapangan. Di lokasi ini, Dedy juga menyoroti masalah sampah plastik dan botol juga pempers bayi dan lainnya yang dapat menyumbat saluran air dan berpotensi menyebabkan banjir.
Meskipun masih banyak tantangan terkait kesadaran masyarakat dalam membuang sampah, Lurah Dedy memberikan apresiasi terhadap semangat dan kekompakan warga dalam melaksanakan Gerakan Gotku Resik. “Partisipasi masyarakat luar biasa, artinya kalau kita mau memulai ternyata masyarakat juga senang, karena mereka juga pengen gotnya resik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 2, Nurul Huda , menjelaskan bahwa Gerakan Gotku Resik dengan tujuan untuk mencegah bahaya banjir saat musim hujan.
“Harapnnya supaya tidak terjadi genangan. Karena itu gerakan Gotku Resik ini kita lakukan dalam rangka mencegah banjir dari tumpukan sampah.” Kami meminta kepada warga khususnya di wilayah RW 2 untuk tidak membuang sampah di aliran sungai,buanglah sampah ditempat yang sudah disediakan seperti di TPA.,” ungkap Nurul Huda.(Choy)

