KOTA PROBOLINGGO || Saat ini warga Gaza, Palestina, menjadi objek perbudakan dan penjajahan bangsa Israel.
Sejumlah pihak melakukan perlawanan. Baik secara langsung ke Gaza, maupun dengan berbagai aksi yang dinilai dapat membantu warga di sana.
Di antara perlawanan yang dilakukan berbagai pihak adalah melalui bidang seni berupa film terkait dengan Gaza.
Di Kota Probolinggo, film menarik ini tayang di Bioskop CGV, dengan judul “Hayya 3 Gaza”. Ketua DPD Partai NasDem Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film Hayya 3 GAZA bersama puluhan penyandang disabilitas (Tuna Wicara) di Bioskop CGV Kota Probolinggo. Acara ini juga diikuti oleh seluruh kader DPD Partai NasDem Kota Probolinggo sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial, Kamis (12/6/2025) sore.
Film Dokumenter Hayya 3 GAZA, yang dirilis pada tahun 2019 dan disutradarai oleh dua pembuat film asal Irlandia, Garry Keane dan Andrew McConnell, menjadi pilihan dalam acara tersebut. Film ini menggambarkan kehidupan masyarakat Gaza di tengah konflik yang berkepanjangan.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPD Partai NasDem,Alex Fahmi ST, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda sosial partai. “Ini merupakan agenda dari DPD Partai NasDem Kota Probolinggo. Selain mengundang seluruh struktur DPD, kami juga mengundang dari komunitas tuna wicara,” ujarnya.
Alex juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan kader partai, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kelompok difabel.
“Selain untuk mempererat silaturahmi antar pengurus, juga sebagai bentuk kepedulian terhadap teman-teman tuna rungu dan tuna wicara. Pada intinya, selain kegiatan politik, kami juga aktif dalam kegiatan sosial,” tambahnya.
Dengan hadirnya empati, maka warga tentu saja berbondong-bondong sekuat tenaga untuk menyalurkan bantuan kepada warga Palestina yang sampai saat ini masih tertindas.
Salah satu Penonton,Asti berharap upaya ini bisa bermanfaat dan meringankan derita yang ditanggung warga Palestina dari segala bentuk penjajahan.“InsyaAllah ini sangat bermanfaat untuk saudara-saudari kita di sana,” pungkas Asti.(Choy)

