BerandaPendidikanDialog KIP-K STIH Lumajang: Pak Jati dan Bang Pur (Komisi X) Fokus...

Dialog KIP-K STIH Lumajang: Pak Jati dan Bang Pur (Komisi X) Fokus Integritas Akademik

LUMAJANG || STIH Jenderal Sudirman Lumajang telah menggelar dialog akademik untuk mahasiswa penerima KIP-K angkatan 2025 – yang berjumlah 161 orang secara keseluruhan, dengan 123 orang mendapatkan manfaat KIP-K dan selebihnya 38 orang sebagai mahasiswa mandiri.

Acara dengan tema “Komitmen Akademik Berintegritas untuk Masa Depan Bangsa” dipimpin oleh Ketua STIH Jenderal Sudirman Dr. Jati Nugroho, S.H., M.Hum. dan dihadiri oleh H. Muhammad Nur Purnama Sidi, S.Sos. (yang akrab disapa Bang Pur) sebagai anggota DPR RI Komisi X fraksi Partai Golkar dari dapil Jawa Timur IV. Bertempat di aula STIH lantai 3 pada hari Jum’at (19/12/2025).

Dalam dialog tersebut, H. Muhammad Nur Purnama Sidi, S.Sos. sebagai anggota Komisi X yang bertugas mengawasi bidang pendidikan, olahraga, sains, dan teknologi, menekankan bahwa komitmen akademik berintegritas tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa secara pribadi, tetapi juga sesuai dengan harapan program pusat dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Dia juga menyampaikan dua harapan penting terkait KIP-K: pertama, bahwa penerima KIP-K di masa depan bisa bertambah baik dalam jumlah maupun angka nominal bantuan. “Semoga program KIP-K semakin meluas jangkauannya sehingga lebih banyak mahasiswa berpenghasilan rendah yang terbantu, dan nominalnya juga bisa disesuaikan dengan kenaikan biaya pendidikan,” ujarnya.

Kedua, dia berharap generasi yang berasal dari desa juga bisa lebih banyak mendapatkan kesempatan kuliah dan menerima bantuan KIP-K, agar akses pendidikan tinggi tidak hanya terpusat di kota.

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa aktivitasnya di Komisi X selalu fokus pada akses pendidikan merata, seperti tinjauan langsung sekolah rusak di Lumajang akibat Erupsi Semeru untuk melihat kelangsungan proses belajar para siswa siswinya.

Berdasarkan data yang diambil dari hasil wawancara, Dr. Jati Nugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa angka 123 penerima KIP-K tersebut mencapai sekitar 80% dari total mahasiswa baru. Hal ini menunjukkan komitmen lembaga dalam memanfaatkan program KIP-K untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi kalangan berpenghasilan rendah. Dia juga mengingatkan pentingnya integritas akademik sebagai landasan membangun masa depan dan menjelaskan upaya kampus dalam mendukung mahasiswa KIP-K.(dsr)

 

 

 

 

latest articles

explore more

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini